WAJO — Ratusan warga di Lingkungan Cappa Bulu, Kelurahan Wiringpalennae, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, akhirnya bisa bernapas lega. Polres Wajo mengirimkan bantuan air bersih sebanyak 6.000 liter menggunakan satu unit mobil Water Canon pada Jumat (28/8/2026) sekitar pukul 09.15 Wita.
Penyaluran dilakukan langsung kepada warga agar air dapat segera dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari seperti minum, memasak, dan mandi.
Hadir di Tengah Warga yang Kesulitan Air Bersih
Kapolres Wajo AKBP Douglas Mahendrajaya turun langsung memimpin penyaluran bantuan tersebut. Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan.
"Kami berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar air bersih. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan kebutuhan warga selama musim kemarau," ujar Douglas dalam keterangannya.
Dia menegaskan bahwa air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang harus mendapat perhatian serius, terlebih ketika ketersediaannya mulai terbatas akibat kondisi cuaca ekstrem.
Kekeringan di Wajo: Warga Bergantung pada Pasokan Air dari Luar
Kondisi kemarau yang berkepanjangan membuat sejumlah sumber air di permukiman warga mulai mengering. Warga Cappa Bulu sebelumnya harus menempuh jarak cukup jauh atau membeli air dengan harga tinggi untuk memenuhi kebutuhan harian.
Kasi Humas Polres Wajo Iptu Kaomi menambahkan, kegiatan ini merupakan respons cepat atas keluhan warga yang kesulitan mendapatkan air bersih.
"Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran Polri untuk membantu masyarakat. Sebanyak 6.000 liter air bersih disalurkan secara langsung kepada warga agar dapat segera dimanfaatkan," kata Kaomi.
Bantuan Lanjutan Akan Disalurkan Sesuai Kebutuhan di Lapangan
Polres Wajo berkomitmen untuk terus memantau kondisi wilayah terdampak kekeringan. Penyaluran bantuan tidak berhenti pada hari ini, melainkan akan disesuaikan dengan kebutuhan riil di lapangan.
"Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat sesuai dengan kebutuhan di lapangan," imbuhnya.
Warga diharapkan dapat menggunakan air yang disalurkan secara bijak dan efisien, mengingat musim kemarau diprediksi masih akan berlangsung beberapa waktu ke depan.