SULAWESI SELATAN — Spekulasi soal kehadiran Pixel Watch Ultra mulai menguat di kalangan pengamat teknologi. Pasalnya, lini Pixel Watch 5 dinilai sudah berada di titik jenuh yang memaksa Google untuk melakukan perubahan besar atau setidaknya memperluas jajaran produknya. Pasar smartwatch premium yang kokoh (rugged) memang sedang naik daun, dan Google dianggap akan segera merapat.
Ben Schoon dari 9to5Google, dalam buletin mingguannya, mengungkapkan pandangannya bahwa Google sebaiknya tidak sekadar meniru resep Apple Watch Ultra atau Galaxy Watch Ultra yang identik dengan bodi logam besar dan tebal.
Masalah Desain Pixel Watch Saat Ini
Menurut Schoon, posisi Pixel Watch saat ini cukup janggal. Google terus memasarkan perangkat ini sebagai wearable yang fokus pada kebugaran, namun desainnya yang premium justru terasa kurang cocok untuk aktivitas berat atau lingkungan ekstrem.
Kaca melengkung (domed glass) pada layarnya dinilai tidak setahan goresan dibandingkan material safir (sapphire), dan posisinya yang terbuka tanpa pelindung membuatnya berisiko rusak. Sebelum desainnya dibuat mudah diperbaiki, Schoon bahkan mengaku ragu memakai Pixel Watch-nya untuk kegiatan olahraga yang intens.
"Ini jam tangan yang cantik, tetapi lebih bergaya daripada sporty," tulisnya. Perbandingan dengan Samsung dan Apple pun semakin timpang—secara visual, Pixel Watch seolah berada di kategori produk yang berbeda.
Konsep 'Pixel Watch Ultra' ala Fitbit Air
Schoon berpendapat bahwa versi sporty dari Pixel Watch seharusnya merupakan produk yang benar-benar berbeda. Desainnya harus ditinggalkan total dari tampilan "pebble" yang membulat.
Daripada mengikuti tren "metal chonkers" ala Apple dan Samsung, ia justru berharap Google mengambil inspirasi dari Fitbit Air yang merupakan produk terlaris mereka. Ide utamanya terletak pada mekanisme band atau tali jam.
Pada Fitbit Air, inti perangkat (core pebble) bisa dilepas dari talinya. Konsep ini dinilai sangat memungkinkan untuk diterapkan pada smartwatch yang lebih sporty. Casing yang kokoh dapat membungkus jam tangan, meninggalkan layar terbuka dengan bibir pelindung (lip) di sekelilingnya. Layar itu sendiri diharapkan menggunakan material safir atau teknologi keramik baru yang dipakai pada layar Pixel 11 Pro Fold.
Arah Masa Depan Google
Meski belum ada konfirmasi resmi, Schoon meyakini kehadiran Pixel Watch yang lebih fokus pada olahraga hampir pasti terjadi. "Ini hanya ide saya tentang seperti apa seharusnya," tegasnya.
Alternatif lain yang juga mungkin diambil Google adalah terus merilis pelacak kebugaran (fitness tracker) tambahan, atau versi yang sudah dilengkapi layar. Keputusan akhir ada di tangan Google, namun desakan untuk masuk ke segmen "Ultra" semakin sulit untuk dihindari.