Pencarian

OpenAI Ditinggal Lagi, Kepala Pusat Data Chris Malone Mundur di Tengah Rombak Internal

Rabu, 26 Agustus 2026 • 07:09:32 WIB
OpenAI Ditinggal Lagi, Kepala Pusat Data Chris Malone Mundur di Tengah Rombak Internal
Kepala Pusat Data OpenAI, Chris Malone, mundur di tengah rombakan internal organisasi perusahaan.

SULAWESI SELATAN — OpenAI menegaskan telah merombak organisasi infrastrukturnya untuk menyesuaikan skala dan kecepatan kerja. Dalam pernyataan resmi kepada TechCrunch, perusahaan mengklaim tim pusat data yang ada masih kuat, berpengalaman, dan punya kepemimpinan yang jelas secara teknis.

Kabarnya, Malone tak lagi melapor langsung ke Presiden Greg Brockman. Posisinya kini berada di bawah Wakil Presiden Sachin Katti yang memimpin grup infrastruktur.

Mengapa Posisi Ini Krusial?

Malone bukan eksekutif biasa. Ia mengawasi eksekusi strategi pusat data OpenAI, proyek yang jadi tulang punggung pengembangan model AI skala besar. Sebelum bergabung, pria ini menghabiskan hampir lima tahun di Meta dan lebih dari satu dekade di Google.

Ia direkrut tak lama setelah peluncuran Stargate Project, inisiatif pusat data senilai USD 500 juta yang digagas pemerintahan Trump. OpenAI, bersama Oracle, Nvidia, SoftBank, dan Microsoft, menjadi mitra kunci proyek pembangunan pusat data di Amerika Serikat tersebut.

Kepergian Bukan Tanpa Sebab

Alasan pasti Malone hengkang belum jelas. Namun, pergantian di posisi sepenting ini cukup mengejutkan. Di tengah gencarnya pembangunan infrastruktur AI di seluruh industri, strategi pusat data menjadi salah satu peran yang paling diawasi ketat di laboratorium AI mana pun.

Pengawasan strategi pusat data OpenAI kini dipegang beberapa nama: Uday Ruddarraju memimpin tim pusat data, Brent Mayo mengelola program pembangunan dan pengiriman, serta Spas Lazarov, veteran industri pusat data dan energi, yang mengepalai seluruh rekayasa pusat data.

Rekor Keluar Masuk Eksekutif Sepanjang 2026

Malone bukan satu-satunya yang pergi. Business Insider mencatat total 13 eksekutif keluar sepanjang 2026, beberapa di antaranya terjadi dalam sebulan terakhir. Ini bukan staf junior—mereka menduduki kursi paling senior di perusahaan.

Dua pekan lalu, OpenAI mengganti Chief Revenue Officer Denise Dresser yang baru menjabat delapan bulan. Dua hari sebelumnya, Brad Lightcap, eksekutif paling lama menjabat yang pernah menjadi COO, juga hengkang. Lightcap hanya bilang akan "memulai sesuatu yang baru" tanpa detail.

Sebulan sebelumnya, Fidji Simo, tangan kanan CEO Sam Altman yang menjabat kepala produk dan bisnis, mundur karena "penyakit kronis". Simo masih bertahan sebagai penasihat.

Gelombang Kepergian di Tim Keamanan dan Etika

Divisi keamanan dan etika juga tak luput. Juli lalu, kepala etika Chloé Bakalar pergi. Pekan lalu, tim kesiapan (preparedness team) yang bertugas menilai risiko bencana dari model AI dibubarkan. Bill Peebles, mantan kepala generator gambar Sora yang kini nonaktif, juga pergi karena proyeknya dihentikan. Chief Marketing Officer Kate Rouch menyusul pada April dengan alasan kesehatan.

Tekanan Jelang IPO

Gelombang kepergian ini memicu pertanyaan besar, terutama karena OpenAI sedang bersiap melantai di bursa. Rencana IPO yang semula dijadwalkan tahun ini dilaporkan mundur ke 2027. Perusahaan tengah menghadapi proses penilaian reputasi yang biasa terjadi menjelang pencatatan saham.

Kekhawatiran soal valuasi yang terlalu tinggi dan profitabilitas yang tak sebanding dengan investasi raksasa ikut mengemuka. Banjir eksekutif yang keluar jelas tidak meredam keraguan tersebut.

Co-founder Greg Brockman sempat menanggapi dengan menyebut sorotan media yang intens membuat "setiap kepergian diperiksa dengan cara yang tidak terjadi di tempat lain". Namun, fakta di lapangan tetap berbicara: lebih dari belasan pemimpin kunci meninggalkan kapal dalam satu tahun.

Follow topsulsel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: techcrunch.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks