Pencarian

Review Augment 360: Skuter Listrik Lipat yang Masuk Lift, Tapi Harga dan Garansi Masih Gelap

Sabtu, 22 Agustus 2026 • 21:35:31 WIB
Review Augment 360: Skuter Listrik Lipat yang Masuk Lift, Tapi Harga dan Garansi Masih Gelap
Augment 360 terlihat dalam kondisi terlipat menyerupai koper untuk memudahkan mobilitas di ruang sempit.

SULAWESI SELATAN — Kami belum sempat menguji langsung Augment 360 di jalanan Indonesia. Bahan yang kami terima adalah rilis resmi pabrikan Finlandia itu, lengkap dengan klaim spesifikasi dan skenario pemakaian yang jelas ditujukan untuk pasar Eropa. Karena itu, ulasan ini lebih tepat dibaca sebagai analisis awal — bukan verdict final — sebelum produknya benar-benar tiba di sini.

Dimensi Lipat 1.265 mm: Satu-satunya Alasan Produk Ini Menarik

Konsep yang diusung sebenarnya sederhana: saat tidak dipakai, roda belakang dilipat ke arah rangka sehingga skuter bisa didorong seperti koper berdimensi 1.265 x 350 x 1.180 mm. Ini bukan sekadar stang yang bisa dilipat — seluruh bagian belakang menyusut, dan itu yang membuatnya muat di lorong kantor atau sudut lift yang sempit.

Bobotnya 36 kg dengan rangka aluminium. Ringan untuk ukuran skuter, tapi jangan bayangkan bisa diangkat ke lantai dua rumah susun tanpa bantuan. Saat didorong dalam kondisi terlipat, bobot ini tetap terasa di tangan, apalagi jika harus melewati trotoar yang tidak rata.

Performa dan Baterai: Cukup untuk Kota, Kurang untuk Jalan Tol

Motor listriknya menghasilkan torsi maksimum 105 Nm dengan daya maksimum 2,14 kW dan daya kontinu 1,2 kW. Ada dua varian kecepatan: 25 km/jam untuk pasar Eropa dan 45 km/jam untuk pasar lain. Untuk konteks Indonesia, angka 45 km/jam jelas kurang jika Anda berharap bisa melaju di jalan arteri yang padat atau jalur cepat. Skuter ini dirancang untuk kecepatan kota, bukan untuk mengejar arus kendaraan di jalan nasional.

Baterainya bisa dilepas dan diisi dari stopkontak rumah tangga dalam 4,5 jam. Jangkauan standar diklaim 50 km, dan dengan paket baterai kedua bisa mencapai 140 km. Angka 50 km sebenarnya realistis untuk bolak-balik kantor dalam kota — asalkan Anda tidak memacu terus di kecepatan maksimal. Rem cakram hidrolik di kedua roda dan rating IPX4 adalah nilai jual yang jarang ditemukan di skuter listrik lipat sekelasnya.

Fitur Cerdas: NFC dan Aplikasi, Tapi GPS Tidak Dijelaskan

Augment 360 menggunakan kartu NFC untuk membuka kunci dan ada fungsi anti-pencurian yang mengunci roda belakang. Aplikasi ponsel disediakan untuk menyesuaikan mode berkendara. Namun rilis resmi tidak menyebutkan keberadaan GPS tracker atau kunci digital berbasis lokasi — fitur yang seharusnya wajib di harga segini. Untuk motor yang bisa didorong seperti koper, risiko digondol orang lebih tinggi, dan tanpa GPS, pelacakan pasca-pencurian hampir mustahil.

Harga dan Ketersediaan: Ini Masalah Terbesarnya

Harga resmi belum diumumkan, tapi dengan konversi kurs Rp 16.000 per euro, prediksi awal menyebutkan angka mulai Rp 40 jutaan. Bandingkan dengan Volta atau Gesits yang sudah dijual resmi di Indonesia dengan harga jauh di bawah itu dan punya jaringan servis. Augment 360 belum punya konfirmasi kehadiran resmi di sini, dan regulasi SNI plus batas kecepatan yang berbeda membuat proses homologasi tidak akan cepat.

Verdict: Inovatif, Tapi Jangan Ditunggu untuk Dipakai di Jakarta

Augment 360 adalah produk yang dirancang untuk masalah spesifik: parkir di kota Eropa yang padat dan jarak tempuh pendek. Fitur lipatnya solutif, joknya nyaman, dan rem hidroliknya menjanjikan. Tapi untuk pembaca di Indonesia, ada tiga hal yang harus dipertimbangkan matang:

  • Kelebihan: Desain lipat praktis untuk lift dan kantor, jok lebar, rem cakram hidrolik, baterai lepas dengan opsi jangkauan 140 km, tahan air IPX4.
  • Kekurangan: Harga diprediksi Rp 40 jutaan untuk kecepatan maksimal 45 km/jam, bobot 36 kg tetap berat saat didorong, belum ada garansi resmi atau dukungan purna jual di Indonesia, dan fitur GPS tidak dijelaskan.

Kesimpulannya: Augment 360 adalah bukti bahwa inovasi desain masih hidup di industri skuter listrik. Tapi untuk pemakaian harian di jalanan Indonesia, produk ini masih jauh dari kata siap. Sampai ada kejelasan harga resmi dan jaringan servis, sebaiknya cari alternatif yang sudah terbukti di pasar lokal.

Follow topsulsel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: lineperistiwa.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks