Pencarian

10 Daerah di Sulsel dengan Angka Perceraian Tertinggi 2025, Makassar Puncak dengan 1.895 Kasus

Minggu, 11 Oktober 2026 • 12:31:31 WIB
10 Daerah di Sulsel dengan Angka Perceraian Tertinggi 2025, Makassar Puncak dengan 1.895 Kasus
Data BPS Sulsel 2025 mencatat 1.895 perceraian dan 6.977 pernikahan di Kota Makassar.

MAKASSAR — Data BPS Sulsel 2025 memperlihatkan disparitas tajam antara jumlah pernikahan dan perceraian di sejumlah kabupaten/kota. Kota Makassar mencatat 1.895 perceraian berbanding 6.977 pernikahan, sekaligus menjadi wilayah dengan penduduk terbanyak di provinsi itu.

Kabupaten Bone berada di urutan kedua dengan 1.113 perceraian dan 5.013 pernikahan. Posisi ketiga ditempati Kabupaten Wajo dengan 1.017 perceraian dari 2.665 pernikahan.

Daftar Lengkap 10 Daerah Angka Perceraian Tertinggi di Sulsel 2025

  • Makassar: 1.895 cerai — 6.977 pernikahan
  • Bone: 1.113 cerai — 5.013 pernikahan
  • Wajo: 1.017 cerai — 2.665 pernikahan
  • Pinrang: 691 cerai — 2.878 pernikahan
  • Luwu: 605 cerai — 2.156 pernikahan
  • Luwu Utara: 552 cerai — 1.962 pernikahan
  • Luwu Timur: 517 cerai — 1.577 pernikahan
  • Pangkep: 426 cerai — 2.326 pernikahan
  • Parepare: 395 cerai — 1.043 pernikahan
  • Palopo: 369 cerai — 969 pernikahan

Rasio Perceraian Tertinggi Bukan di Makassar

Makassar memang memimpin jumlah absolut perceraian, tetapi rasio perceraian terhadap pernikahan justru lebih tinggi di sejumlah kota kecil. Kota Parepare mencatat 395 perceraian dari 1.043 pernikahan, sementara Palopo 369 perceraian dari 969 pernikahan.

Perbandingan itu menjadi sorotan warga di kolom komentar unggahan BPS Sulsel. "Perbandingan Parepare dan Palopo ngeri. Sekitar 40% dari pasangan yangg menikah bercerai," tulis akun @supyan.umar.

Warga lain menyoroti absennya Kabupaten Gowa dari daftar 10 besar meski jumlah penduduknya besar. "Gowa banyak penduduknya tapi nda masuk 10 besar," ujar akun @wisnuadiagung.

Luwu Utara dan Pangkep, Rasio Terendah di Daftar

Di antara 10 daerah dengan angka perceraian tertinggi, Luwu Utara mencatat rasio paling rendah. BPS Sulsel mencatat 1.982 pernikahan dan 552 perceraian di Luwu Utara sepanjang 2025.

Pangkep juga mencatat pola serupa dengan 426 perceraian dari 2.326 pernikahan. Artinya, jumlah pernikahan di dua daerah itu jauh melampaui angka perceraiannya.

Data BPS Jadi Rujukan, Warga Soroti Pola Tiap Daerah

BPS Sulsel merilis data pernikahan dan perceraian untuk setiap kabupaten/kota di provinsi itu. "Pada Tahun 2025, tercatat jumlah pernikahan dan perceraian di setiap kabupaten atau kota di Sulawesi Selatan menunjukkan angka yang beragam," tulis BPS dalam postingan resminya.

Lembaga itu mencontohkan Luwu Utara sebagai salah satu daerah dengan angka pernikahan yang relatif tinggi dibanding perceraiannya. Data tersebut menjadi dasar bagi pemangku kebijakan daerah untuk menilai kondisi ketahanan keluarga di wilayah masing-masing.

Follow topsulsel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: journalistindependent.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks