Pencarian

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Tekankan Demokrasi Inklusif di Seminar Agama-Agama ke-40 PGIW Sulselbar

Kamis, 22 Oktober 2026 • 07:32:31 WIB
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Tekankan Demokrasi Inklusif di Seminar Agama-Agama ke-40 PGIW Sulselbar
Gubernur Sulsel Andi Sudirman menyampaikan pandangannya mengenai demokrasi inklusif dalam Seminar Agama-Agama ke-40 PGIW Sulselbar di Makassar.

MAKASSAR — Gubernur Andi Sudirman menilai keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan demokrasi yang sehat. Keterlibatan itu mencakup pengambilan keputusan, keterbukaan informasi, hingga pelaksanaan kebijakan publik yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pemerintah provinsi, kata dia, memikul tanggung jawab memastikan pembangunan berjalan sesuai ketentuan. Pembangunan juga harus memperhatikan kepentingan masyarakat serta menjaga keseimbangan antara kemajuan ekonomi dan kelestarian lingkungan.

Kerukunan di Tengah Perbedaan Jadi Pesan Utama

Dalam forum yang dihadiri lintas tokoh agama tersebut, Andi Sudirman menyoroti pentingnya memelihara kerukunan meski masyarakat berbeda latar belakang. Baginya, kebinekaan tetap berada dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Sejak dulu kita dituntut untuk bagaimana memelihara kerukunan, meskipun berbeda tapi tetap satu kebinekaan di bawah NKRI," ujarnya pada seminar tersebut.

Ia juga menekankan soal kemanfaatan yang adil bagi seluruh warga. Menurutnya, lingkungan yang terjaga akan membuka kesempatan yang sama bagi generasi mendatang untuk menikmati kehidupan yang lebih baik.

"Bagaimana memperoleh manfaat secara adil, lingkungan tetap terjaga, dan generasi mendatang memiliki kesempatan yang sama menikmati kehidupan lebih baik," lanjutnya.

Peran Tokoh Agama Dianggap Strategis

Andi Sudirman menempatkan lembaga dan tokoh agama sebagai pihak yang punya peran strategis dalam membangun kesadaran masyarakat. Peran itu dinilai penting untuk menjaga alam, memperkuat persaudaraan, dan merawat kehidupan harmonis di tengah keberagaman.

Melalui seminar ini, ia berharap terbuka ruang dialog yang mempertemukan berbagai pandangan. Persoalan bisa dibahas secara jernih sehingga menghasilkan gagasan konstruktif yang dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.

"Kami berharap melalui seminar ini menjadi ruang dialog terbuka untuk mempertemukan berbagai pandangan, membahas persoalan secara jernih, dan menghasilkan gagasan konstruktif yang dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat," katanya.

Demokrasi dan Kelestarian Lingkungan dalam Satu Bingkai

Seminar Agama-Agama ke-40 yang digelar PGIW Sulselbar menjadi ajang pertemuan lintas iman di Sulawesi Selatan. Forum ini mendudukkan persoalan demokrasi, kerukunan, dan lingkungan sebagai satu kesatuan yang saling terkait.

Bagi Pemprov Sulsel, arah kebijakan ke depan akan menempatkan transparansi dan akuntabilitas sebagai fondasi. Andi Sudirman memastikan pemerintah daerah terus membuka ruang partisipasi warga dalam setiap pengambilan keputusan publik.

Follow topsulsel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: makassar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks