MAKASSAR — Penjualan beras SPHP yang digelar Biro SDM Polda Sulsel menyasar warga di sekitar Biringkanaya dan Sudiang. Dua lokasi dipilih untuk mempermudah akses pembeli, bukan menumpuk kerumunan di satu titik.
Karo SDM Polda Sulsel Kombes Pol Adi Ferdian Saputra menyatakan kegiatan itu sebagai bentuk dukungan terhadap Program Pangan Murah. Ia menekankan harga terjangkau jadi kunci agar warga bisa memenuhi kebutuhan pokok harian.
Berapa Harga Beras SPHP yang Dijual Polda Sulsel?
Beras SPHP Bulog dilepas Rp56.500 per karung kemasan 5 kilogram. Harga itu lebih rendah dari harga pasar umum untuk kualitas setara, sehingga warga yang datang mayoritas membeli untuk konsumsi rumah tangga.
Antusiasme pembeli terlihat sejak pagi. Stok 300 karung yang disiapkan di dua titik ludes kurang dari satu jam setelah penjualan dibuka.
Respons Warga: Harga Terjangkau Dinilai Membantu
Warga yang datang menyambut positif kegiatan tersebut. Harga beras yang lebih terjangkau dinilai sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
“Penjualan beras SPHP ini merupakan bagian dari dukungan Biro SDM Polda Sulsel terhadap program pangan murah. Kami berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar Kombes Pol Adi Ferdian Saputra.
Kaitan dengan Ketahanan Pangan Nasional
Program Pangan Murah yang dijalankan Polri menyasar stabilisasi harga di tingkat konsumen. Beras SPHP Bulog jadi instrumen utama karena stoknya dikelola pemerintah dan harganya dikendalikan.
Melalui kegiatan pangan murah ini, Biro SDM Polda Sulsel terus menunjukkan komitmennya untuk mendukung program pemerintah, memperkuat ketahanan pangan, serta menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
Kegiatan serupa berpotensi digelar lagi di titik lain Makassar mengingat tingginya permintaan. Warga yang belum kebagian diharapkan memantau pengumuman resmi dari Biro SDM Polda Sulsel.