Pencarian

Smart-AR PAI Karya Dosen UNCP Palopo Diuji di SDN 45 Padang Alipan dan MAN Palopo, Bawa Visualisasi Ibadah ke Layar Smartphone

Sabtu, 22 Agustus 2026 • 14:30:02 WIB
Smart-AR PAI Karya Dosen UNCP Palopo Diuji di SDN 45 Padang Alipan dan MAN Palopo, Bawa Visualisasi Ibadah ke Layar Smartphone
Siswa SDN 45 Padang Alipan dan MAN Palopo mengikuti uji coba media pembelajaran Smart-AR PAI karya dosen UNCP Palopo.

PALOPO — Dua institusi pendidikan dengan karakteristik berbeda, SDN 45 Padang Alipan dan MAN Palopo, dipilih sebagai lokasi uji lapangan Smart-AR PAI. Uji coba ini menandai tahap krusial sebelum media pembelajaran buatan akademisi UNCP tersebut dipublikasikan secara luas.

Dalam simulasi tersebut, peserta didik menjadi pengguna utama aplikasi, sementara guru berperan memberikan penilaian dari sisi pendidik. Masukan dari kedua kelompok ini akan menjadi bahan evaluasi utama bagi tim pengembang.

Bukan Sekadar Buku Digital, Ini Modul Hibrida Cetak dan Aplikasi

Smart-AR PAI dirancang sebagai modul ajar hibrida. Bahan ajar cetak tetap dipertahankan, namun dipadukan dengan aplikasi seluler yang memanfaatkan teknologi AR dan Deep Learning.

Dengan memindai halaman modul menggunakan kamera smartphone, materi ibadah dan praktik keagamaan tampil dalam bentuk visual tiga dimensi yang interaktif. Peserta didik tidak lagi hanya membaca teks, tetapi bisa melihat simulasi gerakan dan tata cara secara lebih konkret.

Mengapa Uji Coba Dilakukan di SD dan Madrasah Sekaligus?

Pemilihan SDN 45 Padang Alipan dan MAN Palopo bukan tanpa alasan. Tim pengembang ingin melihat bagaimana aplikasi ini bekerja pada dua lingkungan pendidikan yang berbeda dari segi usia pengguna dan tingkat pemahaman teknologi.

Selain itu, pengujian User Interface (UI) dan User Experience (UX) menjadi sorotan utama. Tim ingin memastikan aplikasi tidak hanya berfungsi secara teknis, tetapi juga mudah dipahami, menarik secara visual, dan nyaman digunakan oleh anak-anak maupun remaja.

Dari Meja Pengembang ke Layar Smartphone, Ini Perjalanannya

Sebelum sampai ke tangan guru dan siswa, Smart-AR PAI telah melewati serangkaian pengujian ketat. Prosesnya dimulai dari pengembangan aplikasi, rendering ke platform Android, hingga pengujian black box dan white box untuk memastikan tidak ada celah kesalahan sistem.

Produk ini juga telah melewati validasi dari sejumlah ahli, mencakup ahli multimedia, teknologi pembelajaran, Pendidikan Agama Islam, hingga ahli bahasa. Tahap pengujian plagiasi juga dilakukan untuk memastikan orisinalitas materi.

Sistem Adaptif: Materi Menyesuaikan Respons Siswa

Keunggulan utama Smart-AR PAI terletak pada sistem Deep Learning yang tertanam di dalamnya. Aplikasi ini tidak hanya menampilkan visualisasi, tetapi juga menganalisis respons peserta didik saat berinteraksi dengan materi.

Dengan begitu, aplikasi dapat menyesuaikan tingkat kesulitan atau mengulang materi yang dianggap belum dipahami. Pendekatan ini diharapkan mampu menggantikan metode konvensional yang selama ini dinilai satu arah dan kurang interaktif.

Tim pengembang menyatakan bahwa masukan dari uji lapangan di Palopo ini akan menjadi dasar penyempurnaan aplikasi sebelum dirilis untuk kalangan yang lebih luas.

Follow topsulsel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: tekape.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks