Pencarian

Laba PDAM Makassar Tembus Rp17,3 Miliar per Juli 2026, Target Tahunan Terlampaui Hampir Dua Kali Lipat

Kamis, 13 Agustus 2026 • 19:47:01 WIB
Laba PDAM Makassar Tembus Rp17,3 Miliar per Juli 2026, Target Tahunan Terlampaui Hampir Dua Kali Lipat
Laba PDAM Makassar mencapai Rp17,3 miliar hingga Juli 2026, melampaui target tahunan Rp8,4 miliar.

MAKASSAR — Kinerja keuangan PDAM Kota Makassar menunjukkan akselerasi signifikan sepanjang tahun ini. Berdasarkan laporan keuangan hingga akhir Juli 2026, laba perusahaan telah menembus angka Rp17,3 miliar, melampaui target tahunan yang dipatok hanya Rp8,4 miliar.

Capaian tersebut berbanding terbalik dengan periode yang sama tahun lalu. Pada Juni 2025, laba PDAM Makassar baru tercatat sekitar Rp1,8 miliar, sebelum akhirnya mencapai Rp17,3 miliar di akhir Desember 2025. Artinya, pencapaian di pertengahan tahun berjalan ini sudah setara dengan hasil setahun penuh periode sebelumnya.

Efisiensi Belanja Jadi Kunci Utama Peningkatan Laba

Plt Direktur Keuangan PDAM Makassar, Wirda Fauzah, mengungkapkan bahwa pengendalian belanja menjadi faktor dominan di balik lonjakan laba ini. Manajemen memastikan setiap pengeluaran memiliki relevansi langsung dengan kebutuhan operasional dan berdampak pada mutu layanan.

“Efisiensi belanja dan rasio pegawai menjadi bagian yang sangat memengaruhi kondisi keuangan perusahaan saat ini. Di sisi lain, belanja perusahaan juga kami arahkan untuk mendukung peningkatan mutu pelayanan kepada pelanggan,” ujarnya.

Strategi ini menjaga keseimbangan antara kemampuan finansial perusahaan dengan kebutuhan operasional harian. Dengan belanja yang lebih terkendali, sumber daya yang ada dialihkan ke kegiatan yang berdampak langsung pada layanan air bersih masyarakat.

Ditopang Tiga Plt Direksi, Laba Diproyeksikan Tembus Rp20 Miliar

Perusahaan saat ini dipegang tiga pelaksana tugas: Andi Syahrum Makkuradde sebagai Plt Direktur Utama, Andi Taufiq Aris sebagai Plt Direktur Umum, serta Wirda Fauzah sebagai Plt Direktur Keuangan. Di bawah komando mereka, efektivitas kinerja produksi dan penguatan sumber daya manusia terus didorong beriringan.

Berdasarkan laporan keuangan hingga Juni 2026 saja, laba sudah mencapai Rp15,9 miliar atau 188,8 persen dari target tahunan. Manajemen optimistis tren ini berlanjut hingga akhir tahun.

“Kalau melihat capaian sampai saat ini, secara pesimistis saja sampai akhir tahun laba perusahaan bisa mencapai sekitar Rp20 miliar,” kata Wirda.

Perbaikan Operasional dan Dampaknya bagi Pendapatan Daerah

Manajemen juga tengah membenahi sejumlah persoalan operasional dan pelayanan yang selama ini menjadi tantangan. Perbaikan dilakukan bertahap dengan tetap berpegang pada prinsip efisiensi, efektivitas, dan tata kelola perusahaan yang baik.

Kenaikan laba ini tidak hanya memperkuat kesehatan keuangan internal PDAM. Potensi setoran dividen kepada Pemerintah Kota Makassar juga ikut meningkat, sehingga berkontribusi lebih besar terhadap pendapatan asli daerah.

Bagi perusahaan, laba bukan sekadar angka finansial. Ruang fiskal yang terbuka akan digunakan untuk memperkuat operasional, meningkatkan kualitas layanan, dan memastikan keberlanjutan penyediaan air bersih bagi warga Makassar.

Follow topsulsel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: spiritkita.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks