Pencarian

Posyandu untuk Tumbuh Kembang Anak: Peran Kader dan Mahasiswa KKN di Dukuh Dempok

Selasa, 11 Agustus 2026 • 07:43:31 WIB
Posyandu untuk Tumbuh Kembang Anak: Peran Kader dan Mahasiswa KKN di Dukuh Dempok
Mahasiswa KKN Kolaboratif membantu kader menimbang berat badan bayi dan balita pada kegiatan Posyandu Suplir 3 di Dukuh Dempok.

SULAWESI SELATAN — Kegiatan Posyandu bukan sekadar agenda rutin bulanan. Di balik meja timbangan dan catatan kecil kader, ada upaya serius menjaga kesehatan generasi penerus. Di Dukuh Dempok, mahasiswa KKN Kolaboratif baru-baru ini ambil bagian dalam pelaksanaan Posyandu Suplir 3, memberikan dukungan penuh kepada para kader dan tenaga kesehatan.

Bukan Sekadar Menimbang Badan

Kehadiran mahasiswa di Posyandu Suplir 3 membawa energi baru. Mereka tidak hanya duduk diam, tetapi aktif membantu proses pendataan, penimbangan, dan pengukuran tinggi badan bayi serta balita. Pendampingan ini terasa ringan bagi orang tua yang datang, terutama saat harus mengatur anak yang rewel.

Bagi para mahasiswa, kegiatan ini adalah ruang belajar langsung. Mereka menyaksikan bagaimana pelayanan kesehatan dasar bekerja di tingkat desa, berinteraksi dengan masyarakat, dan memahami kebutuhan riil yang sering tidak terlihat di bangku kuliah. Ini adalah pengalaman berharga tentang kerja sama, komunikasi, dan kepedulian.

Sinergi untuk Kesehatan Anak

Rangkaian acara Posyandu juga mencakup pemberian vitamin untuk bayi dan balita. Langkah ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi mikro dan menjaga daya tahan tubuh si kecil. Dengan pemantauan rutin dan asupan vitamin yang tepat, tumbuh kembang anak diharapkan terus terpantau optimal.

Kolaborasi antara mahasiswa, kader, dan tenaga kesehatan ini menciptakan sinergi yang positif. "Kami sangat senang dapat ikut membantu kegiatan Posyandu bersama para kader. Melalui kegiatan ini, kami dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat sekaligus membantu proses pelayanan kepada bayi dan balita. Kami berharap kehadiran mahasiswa KKN dapat memberikan manfaat dan membantu kegiatan Posyandu berjalan lebih lancar," ujar perwakilan mahasiswa KKN Kolaboratif.

Mengapa Rutin ke Posyandu Itu Penting?

Bagi ibu muda, membawa buah hati ke Posyandu setiap bulan adalah investasi kesehatan jangka panjang. Di sinilah pertumbuhan anak dipantau secara berkala, bukan hanya berat badan, tetapi juga perkembangan motorik dan tanda-tanda awal masalah gizi. Deteksi dini membuat penanganan bisa lebih cepat dan tepat.

Kehadiran mahasiswa KKN ini diharapkan menjadi pengingat bagi orang tua akan pentingnya layanan kesehatan preventif. Kesadaran untuk datang ke Posyandu secara rutin adalah langkah awal mencegah stunting dan memastikan anak tumbuh sehat, cerdas, dan kuat. Kegiatan Posyandu Suplir 3 membuktikan bahwa menjaga kesehatan anak adalah kerja bersama antara orang tua, kader, dan semua elemen masyarakat.

Follow topsulsel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kompasiana.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks