GOWA — Turnamen Sepak Bola Antar Desa dan Kelurahan se-Kecamatan Parangloe resmi bergulir, Sabtu (1/8/2026). Pembukaan digelar di Lapangan Sepak Bola Bontotangnga, Kelurahan Lanna, dan langsung disaksikan ratusan warga yang memadati tribun.
Kompetisi ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, hadir untuk membuka turnamen secara resmi.
Hadiah Rp 1 Juta dari Wakil Bupati untuk Laga Pembuka
Darmawangsyah tak hanya membuka turnamen. Ia menyiapkan bonus pribadi untuk pertandingan pembuka yang mempertemukan tim pelajar Desa Borisallo melawan Desa Belapunranga.
Tim yang keluar sebagai pemenang berhak atas hadiah Rp 1 juta. Apabila laga berakhir imbang, masing-masing tim tetap menerima Rp 500 ribu.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Gowa, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Semoga pertandingan berjalan lancar, sportif, dan menjadi hiburan bagi masyarakat,” ujarnya dalam sambutan.
Sportivitas Ditekankan di Atas Kemenangan
Dalam arahannya, Darmawangsyah mengingatkan seluruh pemain, ofisial, dan suporter untuk menjunjung tinggi nilai fair play. Ia menegaskan turnamen antar desa bukan sekadar ajang memperebutkan gelar juara.
“Saya ingin melihat pertandingan yang menarik, permainan yang indah, dan yang paling penting adalah menjunjung tinggi sportivitas. Menang atau kalah adalah hal biasa, tetapi persaudaraan harus tetap menjadi yang utama,” katanya.
Menurut Darmawangsyah, kompetisi semacam ini menjadi sarana memperkuat silaturahmi antarwarga di Kecamatan Parangloe. Kehadirannya di lapangan juga diharapkan memotivasi generasi muda untuk aktif dalam kegiatan positif.
Perkemahan hingga Pentas Seni Meriahkan HUT RI di Parangloe
Camat Parangloe, Rishky SS, menyebut turnamen sepak bola hanyalah satu dari rangkaian agenda peringatan kemerdekaan. Pemerintah kecamatan bersama masyarakat telah menyiapkan sejumlah kegiatan lain.
Perlombaan olahraga, perkemahan yang melibatkan seluruh desa dan kelurahan, hingga pentas seni bagi pelajar SD dan SMP akan digelar menyusul. Seluruh rangkaian kegiatan direncanakan ditutup dengan malam ramah tamah sebagai puncak perayaan.
Melalui agenda ini, pemerintah dan masyarakat berharap semangat persatuan serta gotong royong terus tumbuh. Kegiatan juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat di bidang olahraga maupun seni.