Pencarian

Detak Jantung An Se Young Capai 190 saat Laga Semifinal Kejuaraan Dunia 2026

Selasa, 25 Agustus 2026 • 07:09:01 WIB
Detak Jantung An Se Young Capai 190 saat Laga Semifinal Kejuaraan Dunia 2026
An Se Young mengungkapkan detak jantungnya mencapai 194 denyut per menit saat melawan Wang Zhiyi di semifinal Kejuaraan Dunia 2026.

SULAWESI SELATAN — Momen unik tersaji usai final Kejuaraan Dunia Badminton 2026. Wang Zhiyi, yang tersingkir di semifinal, bertindak sebagai reporter tamu dan mewawancarai An Se Young. Di luar dugaan, perbincangan keduanya justru berubah menjadi ajang adu detak jantung.

Wang Zhiyi memulai obrolan dengan menanyakan kondisi fisik An Se Young saat mereka berhadapan di semifinal. Jawaban yang keluar dari mulut juara dunia 2023 itu pun mengejutkan.

"Mungkin sekitar 194 [denyut per menit]. Laga itu benar-benar sangat sulit," kata An Se Young, dikutip dari Naver.

Wang Zhiyi pun tak mau kalah. Ia mengaku merasakan hal serupa ketika berhadapan dengan An Se Young di laga yang berakhir dengan skor 24-22, 21-16 untuk keunggulan An Se Young.

"Milikku sekitar 192 atau 193," ucap Wang Zhiyi menimpali.

An Se Young Akui Kelelahan Ekstrem

An Se Young menilai angka tersebut menunjukkan betapa ketatnya pertandingan semifinal yang mereka jalani. Ia bahkan secara blak-blakan mengakui kondisinya lebih buruk dibandingkan Wang Zhiyi.

"Itu lebih rendah dari milikku. Saya memang benar-benar kelelahan," tutur An Se Young.

Pernyataan itu langsung disambut respons setara dari Wang Zhiyi. "Seperti yang kamu tahu, saya juga sangat kelelahan," kata Wang Zhiyi membalas.

Meski sempat kelelahan di semifinal, An Se Young tetap tampil prima di partai puncak. Ia sukses mengalahkan Akane Yamaguchi dengan skor telak 21-17, 21-14 untuk mengunci gelar juara dunia keduanya.

Gelar Kedua An Se Young di Kejuaraan Dunia

Kemenangan atas Akane Yamaguchi di final menjadi penegas dominasi An Se Young di sektor tunggal putri. Ini merupakan trofi keduanya setelah sukses menjuarai edisi 2023.

Perjalanan An Se Young di turnamen ini terbilang berat. Ia harus melewati ujian sesungguhnya sejak babak semifinal, di mana Wang Zhiyi tampil agresif dan memaksanya bermain hingga rubber game.

Dengan hasil ini, An Se Young memperpanjang superioritasnya atas para pesaing utama di tunggal putri. Adapun bagi Wang Zhiyi, kekalahan tipis di semifinal tetap menjadi modal berharga untuk turnamen-turnamen berikutnya.

Follow topsulsel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks