MAKASSAR — Sejumlah posisi strategis di struktur baru DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan menjadi incaran para kader. Selain kursi sekretaris dan bendahara, jabatan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) hingga Ketua Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) disebut masuk dalam daftar usulan yang tengah dikaji tim formatur.
Ketua Depidar SOKSI Sulsel, Andi Patarai Amir, menyatakan 20 nama yang diajukan merupakan hasil koordinasi intensif dengan jajaran Depicab SOKSI di kabupaten dan kota. "Iya, kemarin kami sudah mengirim 20 nama dari Depidar dan Depicab SOKSI Sulsel kepada tim formatur," ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (1/8/2026).
Peran SOKSI sebagai Organisasi Pendiri
Patarai menegaskan pengajuan ini bukan sekadar formalitas. Menurutnya, sebagai salah satu organisasi pendiri Partai Golkar, SOKSI berkepentingan memastikan kader-kadernya mendapat ruang berkontribusi dalam kepengurusan yang akan dipimpin Ketua DPD I Golkar Sulsel terpilih, Ilham Arief Sirajuddin (IAS).
"Kami berharap kader-kader SOKSI bisa diberi ruang untuk berkontribusi dan bersama-sama memperkuat Partai Golkar di Sulawesi Selatan," kata Patarai.
Tim Formatur Masih Menghimpun Usulan
Saat ini, tim formatur masih membuka penerimaan usulan dari berbagai unsur. Selain organisasi pendiri seperti SOKSI, masukan juga datang dari organisasi yang didirikan partai serta unsur fungsional Golkar di tingkat provinsi.
Selain posisi yang disebutkan di atas, Ketua Badan Saksi Nasional juga menjadi salah satu jabatan yang diperebutkan. Proses seleksi ini ditargetkan rampung dalam waktu dekat sebelum struktur final diajukan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar untuk mendapatkan pengesahan resmi.
Kepengurusan baru ini nantinya akan menjadi motor penggerak partai berlambang beringin di Sulawesi Selatan untuk lima tahun ke depan, termasuk dalam menghadapi kontestasi Pilkada serentak dan Pemilu 2029.