MAKASSAR — Ilham Arief Sirajuddin (IAS) tidak melalui mekanisme voting. Dalam Musda Golkar Sulsel, ia ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua DPD I. Keputusan itu langsung diikuti dengan instruksi dari DPP: kepengurusan baru harus rampung dalam waktu satu bulan.
Wakil Ketua Bidang Kepartaian DPP Golkar Hakim Kamaruddin mengatakan formatur telah ditetapkan untuk membantu IAS. Tugas utama formatur adalah menentukan posisi sekretaris dan bendahara.
"Di Musda itu ditetapkan formatur yang membantu ketua (IAS) terpilih menyusun kepengurusan. Salah satu tugas formatur itu menyusun siapa sekretaris dan siapa bendahara. Itu diberi kesempatan 30 hari," ujar Hakim kepada detikSulsel, Senin (20/7/2026).
Pelantikan Ditargetkan Segera, Bahlil Diminta Jadwalkan Waktu
DPP menginginkan proses ini berlangsung cepat. Setelah kepengurusan DPD I terbentuk, pelantikan akan segera dijadwalkan. Bahkan, Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia diupayakan melantik langsung pengurus baru Sulsel jika jadwalnya memungkinkan.
"Kita mau setelah terbentuk pengurus pelantikan segera. Bahkan ini yang melantik ketua umum dicari juga agendanya yang kosong. Jadi harus cepat karena konsolidasi juga harus cepat dilakukan," jelas Hakim.
Konsolidasi hingga Tingkat Kecamatan: Target Akhir 2026
Setelah struktur DPD I selesai, IAS tidak bisa berhenti. Ia harus melanjutkan konsolidasi dengan menggelar Musda DPD II di 24 kabupaten/kota se-Sulsel. Targetnya, seluruh Musda dan Musyawarah Cabang (Muscab) hingga tingkat kecamatan harus tuntas sebelum Desember 2026.
"Harus selesai hingga akhir tahun ini sampai di tingkat kecamatan. Kan sampai Desember kita beri waktu. Kalau misalnya sampai Desember tidak selesai kita minta penjelasan," pungkas Hakim.
Target Ambisius Pemilu 2029: 50 Persen Kursi di Semua Tingkatan
IAS tidak hanya disibukkan dengan urusan organisasi. Ia sudah memasang target politik yang ambisius untuk Pemilu 2029. Golkar Sulsel menargetkan peningkatan perolehan kursi hingga 50 persen di seluruh tingkatan legislatif.
"Saya sangat berharap bahwa harapan Ketua Umum (Bahlil Lahadalia) untuk meningkatkan perolehan kursi di seluruh tingkatan menjadi komitmen saya bersama Ketua Umum. Insyaallah, di Sulawesi Selatan setiap tingkatan kursi akan meningkat sebesar 50%," kata IAS dalam pidatonya usai terpilih.
Rincian targetnya sebagai berikut:
- DPR RI: dari 4 kursi menjadi minimal 6 kursi.
- DPRD Provinsi Sulsel: dari 14 kursi menjadi 21 kursi.
- DPRD Kabupaten/Kota: dari 138 kursi menjadi hampir 200 kursi.
Roadmap Lima Tahun dan Figur Terbaik di Daerah
Menurut IAS, target tersebut hanya bisa dicapai jika seluruh struktur partai bergerak solid. Ia telah menyiapkan peta jalan (roadmap) kepemimpinan lima tahun ke depan dan menyerahkannya kepada Ketua Umum Bahlil.
IAS juga meminta pengurus DPD II untuk memilih figur terbaik dalam musyawarah daerah di tingkat kabupaten/kota. Ia berharap kepengurusan yang terbentuk nantinya mampu menjalankan target politik yang telah disusun.
"Pada musyawarah yang akan datang di tingkat kabupaten/kota, saya betul-betul berharap mari kita mencari figur yang tepat untuk memimpin partai di tingkat kabupaten. Kalau teman-teman masih punya keinginan yang baik, mari kita duduk bersama," ucapnya.
IAS menargetkan seluruh Musda kabupaten/kota selesai pada November 2026, disusul Muscab tingkat kecamatan pada Maret 2027. Dengan begitu, pada tahun 2027 tidak akan ada lagi konsolidasi, dan partai bisa fokus mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2029.