Pencarian

Film Musikal "Pulang Kampung" Angkat Kisah Bapak dan Anak ala Viky Sianipar

Rabu, 07 Oktober 2026 • 20:06:31 WIB
Film Musikal
Sutradara Bene Dion Rajagukguk dan pengarah musik Viky Sianipar memperkenalkan cuplikan perdana film "Pulang Kampung" di Jakarta Pusat, Rabu.

SULAWESI SELATAN — Komedian Bene Dion Rajagukguk kembali menyutradarai film layar lebar bertema keluarga lewat "Pulang Kampung", sebuah film musikal yang diadaptasi dari pengalaman pribadi musisi Viky Sianipar. Cuplikan perdana film ini diperkenalkan di Jakarta Pusat, Rabu, dengan sembilan lagu Batak yang sebagian besar digarap Viky sebagai pengarah musik. Film ini disebut menawarkan pola penyelesaian konflik bapak-anak yang berbeda dari "Ngeri-Ngeri Sedap".

Bene Dion Rajagukguk menulis naskah sekaligus menyutradarai "Pulang Kampung" bersama Kristo Immanuel, yang sebelumnya menggarap "Tinggal Meninggal" dan "Kaka Boss". Film ini diproduksi Dipa Andika dan Ernest Prakasa, nama di balik "Agak Laen" dan "Agak Laen: Menyala Pantiku".

Pada acara peluncuran cuplikan di Jakarta Pusat, Bene menjelaskan bahwa cerita "Pulang Kampung" berakar dari kisah nyata Viky Sianipar dan ayahnya. Ia menyebut pendekatan emosional film ini berbeda dari karya sebelumnya.

Dari Pengalaman Pribadi Viky Sianipar

"Ya kalau 'Ngeri-Ngeri Sedap' aku sama bapakku. Kalau 'Pulang Kampung', Bang Viky sama bapaknya," kata Bene, yang sebelumnya menulis dan menyutradarai "Ngeri-Ngeri Sedap" (2022).

Film "Ngeri-Ngeri Sedap" sempat dipilih sebagai wakil Indonesia untuk kategori Film Fitur Internasional di Academy Awards 2023, meski tidak masuk nominasi. Kini Bene mengulang tema keluarga dengan sudut pandang yang ia sebut lebih personal bagi Viky.

Viky menambahkan bahwa kedua film menyajikan cara berbeda dalam menyelesaikan konflik antara bapak dan anak. "Bapakku enggak pernah minta maaf," ujar pemilik album "Toba Dream" itu.

Tokoh Daniel dan Pergulatan Identitas Budaya

Tokoh utama "Pulang Kampung" adalah Daniel, vokalis band yang diperankan penyanyi Axelo Nababan. Daniel digambarkan sebagai anak gaul Jakarta yang sempat merasa asing dengan identitas budayanya.

Pengalaman itu mencerminkan kisah Viky, yang menurut cerita mengalami masalah serupa sebelum ayahnya memintanya pulang kampung ke Sumatera Utara. Permintaan itu datang bersama tugas mengadakan konser sekaligus membuat album musik Batak.

Viky memang lama bercita-cita membuat film musikal agar lagu-lagu daerah Sumatera Utara bisa masuk daftar putar musik generasi sekarang. Dalam proyek ini ia bertindak sebagai pengarah musik.

Daftar Lagu Batak dan Para Pemeran

Film "Pulang Kampung" akan menampilkan sembilan lagu Batak yang sebagian besar dikerjakan Viky. Satu di antaranya berupa medlei, ditambah lagu berjudul "Jamila", "Tiris Mo Lae Bangkuang", dan "Tor-Tor Hon Ma" pilihan Bene Dion Rajagukguk.

Deretan pemeran film ini mencakup Vanessa Simorangkir dan Judika Sihotang. Kehadiran keduanya melengkapi komposisi pemain yang memadukan penyanyi dan aktor.

Bagi Bene, "Pulang Kampung" menjadi langkah lanjutan setelah "Ngeri-Ngeri Sedap" membuktikan bahwa cerita keluarga berbahasa daerah bisa diterima pasar nasional. Kali ini ia menambahkan elemen musikal sebagai penggerak cerita.

Follow topsulsel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: megapolitan.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks