SULAWESI SELATAN — Enam film bertema perjalanan pulang menawarkan premis serupa tapi eksekusi berbeda, dari horor mistis hingga drama survival yang menguras emosi. Beberapa di antaranya merupakan rilisan 2024-2025 yang sudah tayang di bioskop dan platform streaming, dengan nama-nama seperti Luna Maya, Ralph Fiennes, hingga Ishaan Khatter di jajaran pemain. Berikut rekomendasi lengkapnya untuk masuk daftar tontonan.
Rencana pulang kampung yang awalnya sederhana kerap berubah jadi mimpi buruk di layar lebar. Sineas Indonesia dan mancanegara mengolah tema itu jadi beragam genre, dari horor yang menguji nyali sampai drama yang bikin mata sembap.
Yang menarik, beberapa film terbaru justru memilih pendekatan berbeda ketimbang sekadar konflik macet di jalan. Ada yang menyelipkan pencarian ibu kandung, ada pula yang memakai latar pandemi sebagai pijakan cerita.
1. Jalan Pulang (2025)
Film horor lokal ini sempat ramai di bioskop Indonesia pada pertengahan 2025. Disutradarai Jeropoint, ceritanya berpusat pada Lastini (Luna Maya) yang melakukan perjalanan spiritual lintas Jawa demi menyelamatkan putrinya, Arum.
Arum menderita penyakit misterius menjelang ulang tahun kabisatnya. Lastini yakin ini bukan persoalan medis, melainkan gangguan entitas gaib yang berkaitan dengan masa lalu keluarga.
Sepanjang perjalanan, Lastini ditemani dua anaknya, Lia (Taskya Namya) dan Rama, menemui sejumlah orang pintar di pelosok desa. Alih-alih sembuh, teror justru makin agresif. Shareefa Daanish turut membintangi film ini, yang menggabungkan road trip mistis dengan drama keluarga.
2. The Return (2024)
Untuk penonton yang mencari bobot cerita lebih berat, The Return menawarkan adaptasi membumi dari kisah klasik The Odyssey. Uberto Pasolini duduk di kursi sutradara, dengan Ralph Fiennes sebagai Odysseus.
Odysseus pulang ke Ithaca setelah 20 tahun menghilang akibat Perang Troya. Ia kembali dalam kondisi hancur, tua, dan nyaris tak dikenali, sementara kerajaannya berada di ambang kehancuran.
Istrinya, Penelope (Juliette Binoche), hidup seperti tawanan di rumah sendiri, dikepung para pelamar yang ingin merebut tahta. Konfliknya bukan lagi melawan monster laut, tapi pertempuran batin dan strategi berdarah. Reuni Fiennes dan Binoche setelah The English Patient jadi daya tarik utama film ini.
3. Paddington in Peru (2024)
Beruang penyuka selai jeruk itu kembali, kali ini membawa petualangan ke Amerika Selatan. Dougal Wilson menyutradarai kisah perjalanan Paddington (disuarakan Ben Whishaw) bersama keluarga Brown ke Peru.
Maksud awal mereka cuma mengunjungi Bibi Lucy di Home for Retired Bears. Rencana kunjungan santai itu buyar ketika Bibi Lucy hilang secara misterius.
Paddington dan keluarga Brown pun masuk ke hutan Amazon yang lebat dan mendaki pegunungan Peru. Olivia Colman dan Antonio Banderas memperkuat jajaran pemain. Kombinasi humor hangat, visual pemandangan Peru, dan pesan tentang arti rumah membuat film ini cocok ditonton bareng keluarga.
4. Homebound (2025)
Drama survival ini terinspirasi kisah nyata pekerja migran saat pandemi global. Neeraj Ghaywan menyutradarai, dengan Ishaan Khatter dan Vishal Jethwa sebagai dua pekerja migran yang terjebak lockdown di kota besar.
Mohammed Shoaib (Ishaan Khatter) dan Chandan Kumar (Vishal Jethwa) memutuskan pulang ke desa dengan berjalan kaki ratusan kilometer. Apa yang awalnya perjalanan pulang karena kehilangan pekerjaan berubah jadi ujian bertahan hidup yang ekstrem.
Kelaparan, kelelahan fisik, hingga diskriminasi sosial menghadang mereka di sepanjang jalan. Film ini menggambarkan bagaimana sebuah perjalanan pulang bisa menjadi ujian kemanusiaan terbesar.
Mengapa Tema Ini Terus Dipakai Sineas
Perjalanan pulang punya daya tarik universal: ia menyentuh kerinduan, kehilangan, dan harapan dalam satu paket. Sutradara tinggal memilih bumbu genrenya, mau horor, drama, atau komedi keluarga.
Deretan film di atas menunjukkan tema sederhana bisa diolah jadi konflik berlapis. Penonton Indonesia pun tak kesulitan menemukan versi lokalnya lewat Jalan Pulang, yang menempatkan pengorbanan seorang ibu sebagai inti cerita.
Buat yang sedang menyusun watchlist akhir pekan, enam judul ini bisa jadi titik awal. Pilih sesuai mood: ingin tegang, haru, atau sekadar tertawa lepas bersama keluarga.