MAKASSAR — Ambisi PPP Sulawesi Selatan naik kelas di kontestasi Pilkada 2029. Jika pada periode sebelumnya partai berlambang Kakbah itu hanya menargetkan satu daerah, kini mereka memasang target lebih tinggi: delapan daerah sekaligus.
Ketua DPW PPP Sulsel, Ilham Ari Fauzi, mengatakan persiapan pencalonan kader sejak dini menjadi kunci untuk membangun efek elektoral yang positif. Namun, ia belum bersedia membeberkan seluruh nama daerah yang masuk daftar incaran.
"Itu saja dulu. Tidak perlu diungkap semuanya. Yang pasti, setelah kita kalkulasi, insya Allah ada setidaknya delapan daerah yang akan kita dorong kader maju pada kontestasi pilkada mendatang," kata Ilham, Senin (10/8/2026).
Empat Daerah Pertama yang Dikaji: Makassar, Gowa, Parepare, Pinrang
Sejauh ini, Ilham baru membuka sebagian peta. Ia menyebut Makassar, Gowa, Parepare, dan Pinrang menjadi wilayah yang tengah melalui kajian internal partai. Nama-nama kader yang akan diusung pun belum final.
Keputusan untuk mendorong kader duduk di kursi kepala daerah bukan sekadar target politik. Menurut Ilham, ini adalah bagian dari kaderisasi jangka panjang. PPP tidak ingin kadernya berhenti di kursi legislatif.
"Jadi ini juga menjadi motivasi dan semangat untuk kader. PPP pada periode sebelumnya kan hanya menargetkan satu daerah untuk maju di pilkada, sekarang kita naikkan menjadi delapan daerah. Karena kami juga sampaikan bahwa salah satu keberhasilan kader adalah ketika berhasil duduk menjadi kepala daerah," jelasnya.
Kader Diminta Turun ke Masyarakat Sejak Sekarang
Tanpa menunggu nama resmi diumumkan, seluruh kader di delapan daerah target sudah mulai digerakkan. Mereka diminta gencar bersosialisasi dan mengampanyekan diri kepada masyarakat. Ketentuan ini berlaku baik untuk kader yang berstatus anggota legislatif maupun nonlegislatif.
Ilham menegaskan bahwa proses penjaringan akan mengikuti mekanisme partai. Tahapan politik yang sedang berjalan di lapangan menjadi bahan penilaian utama.
"Tentu kita seleksi. Biarkan berjalan dulu. Kita minta kader-kader PPP untuk turun ke masyarakat, mengampanyekan PPP dan dirinya. Kalau telah memasuki tahapannya, tentu kita akan menyeleksi sesuai dengan ketentuan partai," kata Ilham.
Terbuka untuk Calon Kepala Daerah atau Wakil
PPP Sulsel tidak mematok posisi tertentu bagi kader yang akan diusung. Peluang untuk maju sebagai calon bupati, calon wali kota, maupun wakilnya tetap terbuka lebar. Yang terpenting, kader partai hadir dalam kontestasi di daerah masing-masing.
"Bisa maju sebagai 01 atau 02, yang jelas maju pilkada," tambahnya.
Langkah ini menunjukkan perubahan strategi PPP Sulsel yang lebih agresif. Dengan waktu yang masih panjang menuju 2029, partai memilih memanaskan mesin politik lebih awal dibanding rival-rivalnya.