SULAWESI SELATAN — Wakil Ketua OC Bidang Administrasi Turnamen, Risha Ady Wijaya, menegaskan bahwa aturan baku mengenai jeda istirahat 72 jam tidak serta-merta berlaku untuk turnamen domestik. Regulasi tersebut merupakan rekomendasi yang ditujukan khusus untuk laga antarnegara atau kompetisi di bawah naungan FIFA langsung.
"Terkait permasalahan 72 jam masa istirahat, kalau boleh kita share bahwa 72 jam masa istirahat itu adalah rekomendasi FIFA terhadap anggotanya dengan catatan untuk turnamen antar-federasi, artinya antar-negara," ujar Risha dalam sesi jumpa pers jelang final di Jakarta, Rabu (5/8).
Persetujuan AFC Sudah Dikantongi Sejak Juli
Kekhawatiran terhadap padatnya jadwal sebenarnya sudah diantisipasi sejak jauh hari. Risha menjelaskan bahwa panitia telah mengantongi persetujuan resmi dari AFC sejak 6 Juli lalu, setelah mengirimkan seluruh dokumen administrasi berupa jadwal dan regulasi turnamen.
"Untuk Piala Presiden 2026 ini, kami sudah mendapatkan approval dari AFC, di mana untuk mendapat approval itu kita juga mengirim, memberikan schedule, regulasi, dan hal-hal administrasi lainnya," kata Risha.
Selain izin resmi, sosialisasi kepada klub peserta juga sudah dilakukan sebanyak tiga kali. Mulai dari team briefing secara online hingga Match Coordination Meeting (MCM) yang digelar terpisah untuk Grup A dan Grup B.
Kelonggaran Rotasi 12 Pemain Jadi Solusi
Untuk menekan risiko kelelahan pemain di tengah jadwal yang ketat, panitia memberikan kelonggaran regulasi yang cukup signifikan. Setiap pelatih diberi fleksibilitas melakukan pergantian pemain hingga 12 orang dalam satu pertandingan, jauh di atas kuota normal lima pemain.
"Dan untuk mengantisipasi tentang schedule yang sangat ketat, kami memberikan kebebasan kepada klub peserta untuk menggantikan rotasi pemain sebanyak 12 pemain dalam satu kali pertandingan. Jadi tinggal pelatih saja untuk mengatur gimana rotasi itu bisa dilaksanakan," pungkas Risha.
Final Piala Presiden 2026 mempertemukan pemenang semifinal antara Persib Bandung vs Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya vs Arema FC. Kedua laga semifinal tersebut baru tuntas digelar pada Selasa (4/8), sementara partai puncak sudah harus bergulir pada Kamis (6/8) mendatang.