BARRU — Kekosongan kursi kepemimpinan di DPD PAN Barru akhirnya terisi. M. Irfan AB resmi ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua menggantikan ketua sebelumnya yang tak lagi berdomisili di Kabupaten Barru. Penunjukan ini menjadi titik awal pembenahan struktur partai yang saat ini tengah berjalan.
Kepengurusan yang baru berjalan sekitar sepekan ini langsung bergerak cepat. Target satu kursi di setiap dapil dicanangkan sebagai patokan minimal untuk kembali menghidupkan mesin politik partai di Barru.
Strategi Rekrutmen Caleg dan Pembenahan Struktur
Prioritas utama yang dijalankan Irfan adalah mengidentifikasi tokoh-tokoh politik lokal yang berpotensi direkrut menjadi pengurus maupun calon legislatif (caleg). Ia menyebut proses ini bukan hanya untuk mengisi kursi kepengurusan, tetapi juga mencari kader pemimpin masa depan partai.
“Kami sedang mengidentifikasi aktor-aktor politik di Barru yang bisa direkrut menjadi pengurus, bahkan ke depan berpotensi menjadi Ketua DPD PAN Barru,” ujar M. Irfan AB, Jumat (31/7).
Langkah ini diambil setelah PAN mencatat hasil buruk pada kontestasi 2024. Berdasarkan data perolehan suara, PAN tidak mendapatkan kursi alias nol kursi di DPRD Kabupaten Barru. Kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah besar bagi kepengurusan baru.
Target Ambisius: Satu Dapil Satu Kursi
Irfan menegaskan target partainya jelas dan terukur. Konsolidasi organisasi dari tingkat cabang hingga ranting menjadi kunci utama untuk mencapai target tersebut.
“Target kami jelas, minimal satu dapil satu kursi. Untuk mencapainya kami akan merekrut caleg-caleg potensial dan membenahi organisasi mulai dari tingkat cabang hingga ranting,” tegasnya.
Ia menambahkan, struktur kepengurusan DPD yang saat ini berjumlah sekitar 50 orang ditargetkan rampung dalam waktu satu bulan. Kelengkapan struktur ini dinilai vital agar konsolidasi bisa berjalan maksimal.
Penguatan Mesin Partai dan Sinergi Politik
Sebagai bagian dari penguatan mesin politik, PAN Barru telah melantik lebih dari 200 relawan TPS. Keberadaan relawan ini diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menggerakkan suara pada hari pemungutan suara nanti.
Selain itu, partai juga membangun sinergi dengan berbagai pihak, termasuk Anggota DPR RI Hj. Andi Yuliani Paris. Langkah ini diambil untuk memperkuat basis dukungan dan membuka akses jaringan politik yang lebih luas menjelang kontestasi.
“Kami baru sekitar satu minggu menjalankan amanah ini. Targetnya dalam satu bulan struktur kepengurusan sudah lengkap sehingga konsolidasi partai bisa berjalan maksimal,” tukas Irfan.