MAKASSAR — Di hadapan pengurus dan peserta yang datang dari berbagai provinsi, Munafri memastikan ibu kota Sulawesi Selatan itu terbuka bagi seluruh aktivitas keagamaan yang sesuai aturan perundang-undangan. Ia menekankan bahwa Makassar harus menjadi ruang inklusif tanpa membedakan latar belakang agama, suku, maupun budaya.
“Saya hadir di sini untuk memastikan kepada Pak Ketum, bapak dan ibu pendeta, bahwa Kota Makassar ini adalah kota yang benar-benar menjunjung tinggi yang namanya toleransi,” ujar Munafri dalam sambutannya.
Lonjakan Peringkat Indeks Kota Toleran
Munafri menyoroti capaian Makassar dalam Indeks Kota Toleran yang dirilis oleh Setara Institute. Ia menyebut posisi kota itu melesat dari peringkat ke-52 pada tahun sebelumnya menjadi peringkat ke-9 tahun ini.
“Alhamdulillah tahun ini kita sudah berada di posisi ke-9. Atas capaian itu, Makassar juga memperoleh Harmony Award dari Kementerian Agama,” ungkapnya.
Peningkatan ini menjadi salah satu alasan BAMAGNAS memilih Makassar sebagai tuan rumah. Ketua Umum BAMAGNAS Japarlin Marbun menyebut kota itu dinilai terus berkembang, nyaman dikunjungi, dan memiliki semangat keberagaman yang kuat.
“Sengaja kami memilih Kota Makassar ini karena kota yang begitu indah, kota yang begitu ramah, dan kuliner yang begitu nikmat,” ujar Japarlin.
Makassar Terbuka untuk Semua Aktivitas Keagamaan
Munafri menegaskan bahwa tidak boleh ada sekat yang memecah masyarakat di kota yang majemuk. Pemerintah Kota Makassar, kata dia, berkomitmen menjaga kehidupan yang damai dan saling menghormati.
“Makassar adalah kota yang plural. Kami ingin memastikan kota ini tetap terbuka bagi seluruh aktivitas keagamaan yang sesuai dengan aturan perundang-undangan,” katanya.
Ia juga membuka ruang bagi peserta Rakernas untuk memberikan masukan demi peningkatan kualitas pelayanan bagi masyarakat maupun tamu yang berkunjung ke Makassar.
Harapan Penguatan Kemitraan
Japarlin Marbun berharap kemitraan antara organisasi keagamaan dan pemerintah daerah terus diperkuat. Tujuannya untuk bersama-sama menjaga persatuan, mendukung pembangunan, serta menciptakan kehidupan masyarakat yang damai dan sejahtera.
Rakernas BAMAGNAS ke-V ini dihadiri oleh pengurus dan peserta dari berbagai provinsi di Indonesia. Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus perumusan program kerja organisasi ke depan.