Pencarian

Luncurkan Green House dan Rumah Kompos, Wabup Luwu Timur Puspawati Sebut Perempuan Jadi Motor Ketahanan Pangan

Rabu, 29 Juli 2026 • 11:37:01 WIB
Luncurkan Green House dan Rumah Kompos, Wabup Luwu Timur Puspawati Sebut Perempuan Jadi Motor Ketahanan Pangan
Wakil Bupati Luwu Timur Puspawati Husler meluncurkan program Rumah Hijau untuk Semesta di Desa Manurung, Kecamatan Malili, Selasa (28/7/2026).

MALILI — Wakil Bupati Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler, secara resmi meluncurkan program Rumah Hijau untuk Semesta di Desa Manurung, Kecamatan Malili, Selasa (28/7/2026). Program ini merupakan inisiatif pemberdayaan perempuan yang berfokus pada pembangunan green house dan rumah kompos untuk Kelompok Wanita Tani (KWT) Wulasi Mandiri.

Peluncuran program ini disaksikan langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Luwu Timur yang juga Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, dr. Ani Nurbani Irwan, serta jajaran TP PKK Kabupaten dan unsur Forkopimcam Malili.

Peran Strategis Perempuan dalam Ketahanan Pangan

Dalam sambutannya, Wabup Puspawati menekankan bahwa perempuan memegang peran kunci dalam menggerakkan program ketahanan pangan di daerah. Ia menyebut para anggota KWT sebagai motor penggerak kegiatan ini.

“Yang menjadi motor penggerak kegiatan ini adalah perempuan-perempuan hebat. Peran perempuan sangat strategis, tidak hanya sebagai pengelola rumah tangga, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi keluarga dan penjaga ketahanan pangan,” ujar Wabup Puspawati.

Ia berharap semangat KWT Wulasi Mandiri bisa menginspirasi desa-desa lain di Luwu Timur. “Saya berharap fasilitas ini dimanfaatkan dengan baik, dirawat bersama, dan dikembangkan menjadi pusat edukasi pertanian organik di Luwu Timur,” tambahnya.

Dukungan Rp100 Juta dari PLN untuk Sarana Produksi

PT PLN (Persero) UIP Sulawesi menyerahkan bantuan tunai sebesar Rp100.000.000 melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada KWT Wulasi Mandiri. Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat sarana produksi dan pengembangan pertanian berkelanjutan di desa tersebut.

Perwakilan PT PLN (Persero) UIP Sulawesi, Nining, menyampaikan bahwa dukungan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong pemberdayaan masyarakat. “Kami melihat ini bukan sekadar program, tetapi gerakan pemberdayaan perempuan. Harapan kami, bantuan ini dapat meningkatkan produktivitas KWT dan menjadi contoh bagi kelompok lain,” tuturnya.

Dari Inisiatif Ibu-Ibu hingga Legalitas Usaha

Ketua KWT Wulasi Mandiri, Nurafidah, mengungkapkan bahwa program ini berawal dari keinginan para anggota untuk mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan. Kini kelompok tersebut telah memiliki legalitas berupa akta notaris dan NPWP, serta mampu memproduksi pupuk organik sendiri.

“Langkah kecil yang kami mulai, hari ini mulai menunjukkan hasil nyata. Harapan kami, ke depan bisa terus berkembang dan memberi manfaat lebih luas,” terang Nurafidah.

Tinjauan Langsung ke Green House

Usai launching, Wakil Bupati bersama Ketua TP PKK dan rombongan meninjau langsung green house. Mereka melihat berbagai tanaman yang dibudidayakan serta proses pengolahan pupuk kompos yang dikelola oleh anggota KWT.

Program Rumah Hijau untuk Semesta menjadi langkah nyata dalam mendukung kemandirian pangan sekaligus pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat di Kabupaten Luwu Timur.

Bagikan
Sumber: pedomanrakyat.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks