Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Raih Pemimpin Daerah Award 2026, Satu-satunya Kepala Daerah dari Sulsel

Penulis: Chandra Kusuma  •  Jumat, 28 Agustus 2026 | 08:47:31 WIB
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menerima penghargaan Pemimpin Daerah Award 2026 dari Menteri UMKM RI Maman Abdurrahman di Jakarta, Kamis (27/8/2026) malam.

MAKASSAR — Munafri Arifuddin, Wali Kota Makassar yang akrab disapa Appi, membawa pulang penghargaan bergengsi dari Jakarta. Ia dinobatkan sebagai penerima Pemimpin Daerah Award 2026 untuk kategori peduli pembangunan dan inovasi pelayanan publik berbasis digital, sekaligus menjadi satu-satunya perwakilan dari Sulawesi Selatan di ajang tersebut.

Malam penganugerahan berlangsung di Jakarta Concert Hall iNews Tower, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026) malam. Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI, Maman Abdurrahman, menyerahkan langsung penghargaan tersebut kepada Appi.

Lontara Plus Jadi Andalan Transformasi Layanan

Di balik penghargaan ini, ada kerja panjang jajaran pemerintah kota dalam merombak sistem pelayanan publik. Salah satu inovasi unggulan yang menjadi tulang punggung transformasi digital di Makassar adalah Layanan Online Terintegrasi Warga Makassar atau Lontara Plus.

Appi menegaskan, penghargaan ini bukan sekadar simbol prestasi pribadi. Ia menyebut capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang berupaya menghadirkan layanan yang memudahkan masyarakat.

"Penghargaan ini adalah kinerja keras jajaran SKPD untuk pelayanan publik memudahkan masyarakat," kata Appi usai menerima penghargaan.

358 Aplikasi Disederhanakan, Warga Tak Perlu Bolak-balik Platform

Persoalan besar yang tengah digarap Pemkot Makassar adalah banyaknya platform digital yang justru memusingkan warga. Sebelumnya, terdapat sekitar 358 aplikasi yang digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan pemerintahan. Jumlah yang banyak itu dinilai menjadi tantangan tersendiri dalam menciptakan pelayanan yang sederhana dan terintegrasi.

"Kita berusaha melakukan integrasi agar masyarakat tidak harus berhadapan dengan berbagai platform yang terpisah ketika membutuhkan pelayanan pemerintah," jelasnya.

Appi menekankan, digitalisasi tidak boleh berhenti pada sekadar membuat aplikasi. Teknologi, menurutnya, harus benar-benar dipakai untuk memangkas proses birokrasi dan mempercepat pelayanan.

"Inilah yang kami maksud sebagai sebuah esensi yang insyaallah mewujudkan tujuan masyarakat, untuk memaksimalkan segala layanan publik karena ini menjadi sarana mendekatkan pemerintah, khususnya yang ada di Kota Makassar, kepada masyarakat," katanya.

Kritik dan Aduan Warga Wajib Direspons

Di luar urusan teknologi, Appi juga menyoroti pentingnya membuka ruang komunikasi dengan warga. Ia meminta jajarannya tidak menutup diri terhadap kritik, masukan, hingga pengaduan yang datang dari masyarakat.

"Oleh karena itu, kita berusaha memberikan yang terbaik, tidak menutup diri, dan terus mendekatkan diri kepada masyarakat," tuturnya.

"Sehingga apa yang menjadi persoalan masyarakat, apa yang menjadi harapan masyarakat, apa yang menjadi kritik dan masukan masyarakat, serta aduan-aduan masyarakat bisa direspons dengan baik," sambung Appi.

UMKM Paling Antusias Ikut Sosialisasi

Appi mengungkapkan, partisipasi warga dalam berbagai sosialisasi program pemerintah terbilang tinggi. Kelompok pelaku UMKM menjadi salah satu yang paling aktif hadir dalam kegiatan penyuluhan.

"Partisipasi masyarakat cukup tinggi. Banyak warga, khususnya pelaku UMKM, yang antusias dan hadir dalam kegiatan," ungkapnya.

Ia berharap keterlibatan masyarakat terus diperkuat agar program-program pemerintah berjalan efektif. "Semua kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan sukses berkat kerja sama yang baik dari masyarakat," pungkasnya.

Dalam acara tersebut, Appi didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar Muhammad Roem, Kepala Bidang Humas dan Informasi Komunikasi Publik (IKP) Abdullah, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Andi Ardhy Rahadian Sulham, serta Kepala Subbagian Protokol Ari Pahlawan Sofyan.

Ajang Pemimpin Daerah Award 2026 juga memberikan penghargaan kepada sejumlah pejabat negara, di antaranya Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI Muhammad Qodari, serta Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto.

Reporter: Chandra Kusuma
Sumber: menitindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top