SULAWESI SELATAN — Alih-alih hanya memasang spanduk imbauan, Jasa Raharja memilih turun langsung ke tengah warga lewat beragam perlombaan dan pawai budaya. Sepanjang pekan kedua hingga ketiga Agustus, perusahaan pelat merah ini menyapa masyarakat dari berbagai kecamatan, mulai dari Pegangsaan Dua, Srengseng Sawah, Johar Baru, hingga Kebon Jeruk dan Jatinegara Kaum.
Kegiatan yang dikemas dalam tajuk "17-an Bareng Jasfren" ini menyasar titik-titik keramaian permukiman padat penduduk. Selain memeriahkan suasana kemerdekaan, ajang ini menjadi medium bagi Jasa Raharja untuk mengingatkan warga tentang dua hal penting: keselamatan di jalan raya dan kewajiban membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) serta SWDKLLJ.
Konsep yang diusung terbilang unik. Jasa Raharja menggabungkan hiburan rakyat seperti balap karung, panjat pinang, dan karnaval dengan sosialisasi layanan publik. Warga yang hadir tidak hanya ikut bermain, tetapi juga mendapat pemahaman langsung mengenai pentingnya legalitas kendaraan dan perlindungan asuransi kecelakaan lalu lintas.
Pendekatan ini dinilai efektif karena pesan disampaikan dalam suasana santai, jauh dari kesan birokratis. Masyarakat yang selama ini mungkin abai terhadap administrasi kendaraan, diharapkan lebih sadar setelah berinteraksi langsung dengan petugas di lokasi acara.
Rangkaian acara berlangsung bergiliran di sepuluh kelurahan yang tersebar di lima wilayah kota Jakarta. Berikut lokasi yang menjadi sasaran kegiatan:
Pemilihan lokasi tidak acak. Mayoritas kelurahan tersebut berada di kawasan dengan tingkat kepadatan kendaraan bermotor yang tinggi. Dengan begitu, sosialisasi diharapkan menjangkau lebih banyak pengguna jalan yang berisiko terlibat kecelakaan atau belum memperbarui pajak kendaraannya.
Peringatan kemerdekaan dipilih sebagai waktu yang tepat karena momen ini selalu menyedot perhatian publik. Jasa Raharja memanfaatkan euforia masyarakat untuk menanamkan kebiasaan tertib berlalu lintas sejak dini, termasuk kepada anak-anak yang ikut serta dalam lomba.
Melalui kegiatan ini, perusahaan yang berada di bawah Kementerian BUMN itu juga ingin menegaskan perannya bukan sekadar penarik iuran wajib SWDKLLJ. Lebih dari itu, Jasa Raharja hadir sebagai pelindung masyarakat yang memberikan santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas di jalan umum.
Bagi warga yang ingin memeriahkan HUT RI sambil mendapatkan informasi akurat seputar layanan Jasa Raharja, rangkaian acara masih berlangsung hingga 24 Agustus 2026. Jadwal dan lokasi lengkap dapat dipantau melalui kanal resmi perusahaan.