SULAWESI SELATAN — Kenaikan harga perak Antam ini terjadi bersamaan dengan reli harga emas. Pada hari yang sama, harga emas Antam melesat Rp 2.000 ke level Rp 2.677.000 per gram dari posisi sebelumnya Rp 2.675.000 per gram. Sebagai bagian dari holding pertambangan MIND ID, Antam memang dikenal sebagai salah satu produsen logam mulia terbesar di dalam negeri, dan pergerakan harganya selalu dinanti pelaku pasar.
Perak sendiri merupakan logam mulia dengan karakteristik lunak dan mudah dibentuk, namun memiliki keunggulan konduktivitas listrik dan panas terbaik di antara logam lainnya. Hal ini membuat perak tidak hanya diminati sebagai instrumen investasi, tetapi juga banyak digunakan untuk kebutuhan industri.
Antam membagi produk peraknya ke dalam dua kategori utama, yakni Perak Murni dan Perak Heritage. Perak Murni ditujukan untuk kebutuhan investasi dengan ukuran besar, sementara Perak Heritage hadir dengan desain khusus dan bobot yang lebih ringan.
Untuk kategori Perak Murni ukuran 250 gram, harga dasarnya dipatok Rp 11.250.000. Jika ditambah PPN 11 persen, konsumen harus menyiapkan dana Rp 12.487.500. Sementara untuk ukuran 500 gram, harga dasar mencapai Rp 21.700.000 dan menjadi Rp 24.087.000 setelah dikenakan pajak.
Adapun untuk lini Perak Heritage, ukuran 31,1 gram dibanderol dengan harga dasar Rp 1.897.527. Setelah termasuk PPN, nilainya menjadi Rp 2.106.255. Sedangkan varian terbesar di kategori ini, yakni 186,6 gram, memiliki harga dasar Rp 10.263.736 dan naik menjadi Rp 11.392.747 setelah pajak.
Fluktuasi harga perak dan emas Antam biasanya dipengaruhi oleh pergerakan harga logam mulia di pasar global. Ketidakpastian ekonomi global kerap mendorong investor beralih ke aset safe haven seperti emas dan perak, yang pada akhirnya ikut mengerek harga jual di dalam negeri.
Kenaikan harga ini otomatis menjadi perhatian bagi para kolektor dan investor ritel yang rutin memantau pergerakan logam mulia. Bagi mereka yang sudah membeli di harga lebih rendah, kondisi ini tentu menguntungkan karena nilai asetnya bertambah. Sebaliknya, bagi calon pembeli, momen ini kerap dijadikan pertimbangan untuk menunggu atau langsung membeli sebelum harga melesat lebih tinggi.
Dengan harga perak yang kini berada di Rp 43.400 per gram, Antam menegaskan posisinya sebagai pemain utama pasar logam mulia domestik. Perusahaan yang beroperasi di sektor pertambangan ini terus menyediakan produk-produk berkualitas, baik untuk kebutuhan investasi jangka panjang maupun koleksi bernilai seni melalui lini Heritage.