Bupati Luwu Utara Beri Penghargaan Guru dan Siswa Tahfidz di Hardiknas

Penulis: Redaksi  •  Senin, 04 Mei 2026 | 16:58:01 WIB

MASAMBA — Pemerintah Kabupaten Luwu Utara memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dengan memberikan apresiasi khusus kepada insan pendidikan berprestasi. Upacara yang berlangsung di Lapangan Kantor Bupati Luwu Utara, Senin (4/5/2026), menjadi panggung penghormatan bagi guru di wilayah terpencil hingga siswa penghafal Al-Qur’an.

Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, bertindak langsung sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, ia menegaskan bahwa Hardiknas bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum krusial untuk memperkuat fondasi karakter generasi muda. Pendidikan di Luwu Utara kini didorong untuk tidak hanya mengejar angka akademik, tetapi juga nilai moral yang kokoh.

“Pendidikan harus mampu melahirkan generasi yang unggul, berkarakter, dan memiliki nilai moral yang baik,” ujar Andi Rahim di hadapan ratusan peserta upacara.

Daftar Guru dan Siswa Penerima Penghargaan

Salah satu momen paling emosional dalam upacara tersebut adalah penyerahan piagam penghargaan kepada Rasman Tumbang. Kepala Sekolah SMPN 04 Satap Seko ini dinilai memiliki dedikasi luar biasa dalam mengabdi di wilayah pegunungan yang memiliki tantangan geografis cukup berat.

Pemerintah daerah juga memberikan panggung bagi para penghafal Al-Qur’an tingkat pelajar. Fakhira Reziyah Lammy dari SMP Negeri 1 Masamba berhasil meraih predikat juara 1 kategori putri, sementara Azka Rama Pratama dari SMP Negeri 1 Sukamaju mengamankan posisi juara 1 kategori putra.

Apresiasi juga menyasar pendidikan anak usia dini melalui pemberian penghargaan kepada pemenang lomba gugus Taman Kanak-kanak (TK). Langkah ini diambil untuk memastikan standarisasi kualitas pembelajaran sejak usia dini di seluruh wilayah Luwu Utara tetap terjaga.

Prioritas Digitalisasi dan Kesejahteraan Guru

Dalam pidatonya, Andi Rahim memaparkan sejumlah arah kebijakan strategis yang tengah dipacu oleh pemerintah daerah. Fokus utama mencakup revitalisasi satuan pendidikan dan percepatan digitalisasi pembelajaran untuk menjawab tantangan zaman. Infrastruktur digital di sekolah-sekolah mulai diperkuat guna mendukung literasi teknologi siswa.

Peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru juga menjadi poin penting yang disinggung. Pemkab Luwu Utara berkomitmen untuk terus memperhatikan hak-hak tenaga pendidik agar motivasi mengajar tetap tinggi. Hal ini dianggap linear dengan target penguatan literasi dan numerasi nasional yang sedang digalakkan.

“Pendidikan harus inklusif dan memberikan rasa aman bagi semua,” tambahnya. Ia menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman agar proses penyerapan ilmu dan pembentukan karakter berbasis kearifan lokal dapat berjalan optimal tanpa tekanan.

Membangun Generasi Masa Depan Luwu Utara

Peringatan Hardiknas 2026 ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh pemangku kepentingan pendidikan di Sulawesi Selatan, khususnya Luwu Utara. Sinergi antara pemerintah, tenaga pendidik, dan orang tua menjadi kunci utama dalam mencetak lulusan yang kompetitif di tingkat global namun tetap memegang teguh akhlak.

Upacara ditutup dengan peninjauan hasil karya siswa dan dialog singkat antara Bupati dengan para penerima penghargaan. Pemerintah daerah berjanji akan terus memantau perkembangan prestasi siswa tahfidz dan guru inspiratif sebagai bagian dari program berkelanjutan di sektor pendidikan.

Reporter: Redaksi
Back to top