PAREPARE — Wakil Ketua PGRI Sulawesi Selatan, Prof. dr. H. Muhlis Madani, M.Si, menyebut keharmonisan hubungan antara Pemerintah Kota Parepare dengan pengurus PGRI setempat sebagai fenomena yang langka. Sinergi erat ini menjadi modal utama dalam mencetak guru bermutu demi kemajuan pendidikan di daerah tersebut.
Pernyataan tersebut disampaikan Prof. Muhlis saat memberikan sambutan dalam Konferensi Kerja (Konker) I PGRI Kota Parepare masa bakti 2026. Pertemuan strategis ini digelar di Auditorium BJ Habibie, kompleks Rumah Jabatan Wali Kota Parepare, Kamis (23/4).
Menurut Prof. Muhlis, pemanfaatan fasilitas negara bagi organisasi profesi guru merupakan bukti nyata keberpihakan pemerintah terhadap dunia pendidikan. Hal ini memberikan ruang gerak yang lebih luas bagi para guru untuk terus berinovasi.
Prof. Muhlis menekankan bahwa tidak semua daerah memiliki dinamika hubungan yang sejalan antara pemerintah kota dan organisasi guru. Parepare dianggap berhasil menciptakan ekosistem kerja sama yang sehat dan produktif.
"Hubungan harmonis antara pemerintah dan PGRI seperti yang terlihat di Parepare ini adalah barang langka di daerah lain. Ini adalah energi positif yang luar biasa dan harus terus dijaga demi marwah organisasi serta kualitas pendidikan kita ke depan," tegas Prof. Muhlis di hadapan ratusan peserta konferensi.
Dukungan fasilitas dari pemerintah daerah dinilai mampu meningkatkan kepercayaan diri para guru. Keberadaan wadah yang didukung penuh oleh negara memastikan program kerja organisasi dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Wali Kota Parepare yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan Dede Harirustaman, SSTP, mengamini pentingnya kolaborasi tersebut. Ia menegaskan bahwa sektor pendidikan selalu menempati posisi prioritas dalam instrumen kebijakan pemerintah kota.
Pemerintah Kota Parepare telah menggulirkan berbagai program untuk meringankan beban masyarakat sekaligus meningkatkan mutu sekolah. Beberapa di antaranya adalah penyaluran seragam gratis hingga beasiswa melalui program "Parepare Cerdas".
"Konker ini adalah wadah strategis. Pemerintah selalu siap berkolaborasi agar guru-guru kita di Parepare menjadi sosok yang hebat dan kompetitif," ujar Dede Harirustaman.
Selain fokus pada fasilitas, konferensi ini juga menyoroti pentingnya perlindungan profesi guru. Pemerintah berkomitmen memberikan rasa aman bagi tenaga pendidik dalam menjalankan tugasnya di sekolah tanpa adanya tekanan yang menghambat kreativitas.
Langkah kolaboratif ini diharapkan mampu menjawab tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks. Peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan-pelatihan yang didukung oleh anggaran daerah menjadi salah satu agenda mendesak yang dibahas dalam forum tersebut.
Melalui sinergi yang terjaga, PGRI Parepare diharapkan terus menjadi mitra kritis sekaligus strategis bagi pemerintah. Fokus utama tetap tertuju pada penciptaan sumber daya manusia yang unggul melalui tangan-tangan guru yang profesional dan terlindungi.