Pencarian

BBKSDA Sulsel Perketat Patroli Hutan Sidrap Antisipasi Karhutla Musim Kemarau

Jumat, 23 Oktober 2026 • 10:03:31 WIB
BBKSDA Sulsel Perketat Patroli Hutan Sidrap Antisipasi Karhutla Musim Kemarau
Petugas gabungan menyusuri kawasan hutan konservasi di Sidrap untuk memantau titik rawan karhutla.

SIDRAP — Pengawasan kawasan hutan konservasi di Sidrap diperketat menyusul naiknya potensi gangguan keamanan hutan selama kemarau. Patroli gabungan menyusuri titik-titik rawan untuk mendeteksi karhutla sejak dini, bukan menunggu api membesar.

Kegiatan melibatkan personel Bidang KSDA Wilayah II, Resor Sidrap, dan Masyarakat Mitra Polhut (MMP). Kepala Bidang KSDA Wilayah II Mustari Tepu serta Kepala Resor TWA Sidrap Andi Mahmud Alamsyah turut dalam pengawasan lapangan.

Apa yang Dipantau Petugas di Kawasan Hutan Sidrap

Patroli difokuskan pada pemantauan kondisi kawasan sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan hutan dan kebakaran sejak dini. Petugas juga melakukan penandaan batas blok kawasan hutan.

Penandaan batas bertujuan memperjelas batas, fungsi, dan pemanfaatan kawasan sehingga pengelolaan lebih efektif serta memberikan kepastian hukum. Langkah ini diharapkan menjadi sarana edukasi bagi masyarakat, sekaligus mencegah potensi konflik dan pelanggaran di kawasan konservasi.

Mengapa Keterlibatan Warga Jadi Kunci Pengawasan

Kepala Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan Hasnawir, melalui Mustari Tepu, menyebut patroli bersama sebagai bentuk komitmen menjaga keamanan kawasan hutan konservasi yang menjadi tanggung jawab BBKSDA Sulsel. Keterlibatan MMP dinilai memperkuat pengawasan dan kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran.

"Patroli bersama ini menjadi upaya preventif untuk memastikan kondisi kawasan hutan tetap aman sekaligus mendeteksi potensi karhutla sejak dini. Sinergi dengan seluruh pihak perlu terus ditingkatkan agar setiap potensi gangguan dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti," ujar Mustari.

Koordinasi antara petugas konservasi dan masyarakat diharapkan terus diperkuat agar pengawasan berjalan lebih efektif dan potensi gangguan dapat segera ditangani.

Kolaborasi Lintas Instansi hingga Pemerintah Desa

Kepala Resor TWA Sidrap Andi Mahmud Alamsyah menekankan pentingnya kolaborasi antara BBKSDA Sulsel, pemerintah desa, TNI/Polri, MMP, dan masyarakat. Sinergi itu dinilai perlu untuk menjaga kawasan hutan dari ancaman kebakaran maupun gangguan lainnya.

Dengan musim kemarau yang meningkatkan risiko karhutla, pengawasan berlapis di Sidrap menjadi ujian bagi kesiapan petugas konservasi dan warga sekitar. Deteksi dini di lapangan menentukan seberapa cepat potensi kebakaran bisa ditindaklanjuti sebelum meluas.

Follow topsulsel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: tekape.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks