MAKASSAR — Andi Hikmawati Winarno mengisi kursi Penjabat Ketua Dharma Wanita Persatuan Sulawesi Selatan menyusul pelantikan suaminya sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel. Latar belakangnya sebagai perwira aktif TNI di Ajendam XIV/Hasanuddin membuat posisi itu untuk pertama kali dipegang kalangan militer.
Dalam pertemuan perdana bersama pengurus DWP Sulsel, Andi Hikmawati menekankan kolaborasi dan komunikasi efektif sebagai fondasi menjaga kekompakan organisasi. Ia menyebut silaturahmi antarpengurus sebagai ruang memperkuat kapasitas anggota, bukan sekadar agenda seremonial.
“Melalui pertemuan silaturahmi ini, kita tidak hanya mempererat kebersamaan, tetapi juga meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan berkomunikasi yang efektif, baik dalam berorganisasi maupun kehidupan sehari-hari,” ujar Andi Hikmawati.
Peran Ganda Istri ASN di Lingkup Pemprov Sulsel
Andi Hikmawati mengingatkan bahwa DWP sebagai wadah istri Aparatur Sipil Negara memiliki tanggung jawab moral mendukung program kerja Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Menurutnya, organisasi ini tidak cukup fokus pada pengembangan internal, tetapi juga terlibat langsung dalam kesuksesan kebijakan pemprov.
Ia menyoroti keseimbangan peran antara tanggung jawab domestik sebagai istri dan profesionalisme di dunia kerja. Keseimbangan itu, katanya, menjadi kunci agar DWP tetap solid, aktif, dan memberi manfaat nyata bagi anggota serta masyarakat luas.
“Sebagai istri ASN sekaligus perempuan yang berkiprah di dunia profesional, kita harus mampu menempatkan diri dan mengelola peran dengan baik. Tentu, restu dan dukungan suami menjadi fondasi penting dalam melancarkan setiap aktivitas yang kita jalankan,” pungkasnya.
Pelatihan Public Speaking hingga Keprotokolan
Pertemuan silaturahmi DWP Sulsel dirangkai dengan pelatihan public speaking dan keprotokolan. Dua narasumber dihadirkan, yakni Yati Makkatutu dari Bagian Protokol Biro Umum Setda Provinsi Sulsel serta Daniyati dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar.
Pelatihan itu menyasar keterampilan komunikasi pengurus di forum resmi maupun kegiatan sehari-hari. Materi keprotokolan dinilai relevan karena DWP kerap terlibat dalam agenda yang bersinggungan dengan tata kelola acara pemerintahan.
Andi Winarno Eka Putra Dilantik sebagai Pj Sekda Sulsel
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman melantik Andi Winarno Eka Putra sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Senin (5/10/2026), di Rujab Gubernur Sulsel. Pelantikan itu menjadi dasar posisi Andi Hikmawati sebagai Pj Ketua DWP Sulsel.
“Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan yang maha esa, atas segala Taufik dan hidayah-Nya maka hari ini, Senin 5 Oktober 2026. Saya Gubernur Sulsel dengan ini secara resmi melantik saudara Andi Winarno Eka Putra sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan,” ucap Andi Sudirman saat pelantikan.
“Saya percaya bahwa saudara dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan semoga Allah SWT, Tuhan yang maha esa bersama kita,” tambahnya.
Andi Sudirman berharap penjabat yang dilantik dimudahkan dalam menjalankan tugas dan mendedikasikan diri untuk negara. Ia menyebut pesan itu sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.
“Semoga penjabat yang dilantik dimudahkan oleh Allah SWT. Dan juga pelaksanaan pemerintahan mendedikasikan diri kita untuk negara, ini adalah pesan Presiden Prabowo Subianto,” katanya.
Gubernur juga meminta Sekda bekerja ekstra sekaligus cerdas, terutama dalam manajemen tata kelola personel di bawahnya. Ia menyinggung banyak Sekda yang jatuh sakit karena beban kerja yang tidak seimbang.
“Saya berharap kerja ekstra, kerja cerdas. Karena banyak Sekda jatuh sakit, manajemen tata kelola personil yang ada di bawah,” tutupnya.