Pencarian

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Raih Grand Baznas Award 2026, Ini 4 Fokus Penguatan Zakat yang Didorong

Jumat, 16 Oktober 2026 • 10:03:01 WIB
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Raih Grand Baznas Award 2026, Ini 4 Fokus Penguatan Zakat yang Didorong
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menerima Grand Baznas Award 2026 di Makassar.

MAKASSAR — Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas kerja Pemkot Makassar membangun kepercayaan publik terhadap BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat. Munafri menilai BAZNAS berperan strategis sebagai jembatan antara muzaki yang menunaikan zakat dan mustahik yang berhak menerimanya.

"Apa yang kita lakukan di daerah adalah bagaimana membangun kepercayaan masyarakat kepada BAZNAS. Karena menurut saya, BAZNAS menjadi penengah antara muzaki dan mustahik," ujar Munafri usai menerima penghargaan.

Mendorong Keterlibatan ASN dan Kelompok Masyarakat

Pemkot Makassar mendorong aparatur sipil negara dan berbagai kelompok masyarakat ikut aktif dalam gerakan zakat. Keterlibatan itu dibangun lewat kebijakan dan ajakan bersama agar kepedulian sosial menjadi tanggung jawab kolektif.

"Kami memastikan aturan-aturan itu melibatkan seluruh ASN dan mengajak seluruh kelompok masyarakat untuk bersama-sama. Lagi-lagi, ini adalah bentuk pertanggungjawaban kita terhadap sosial kemasyarakatan," jelas Munafri.

Transparansi dan Digitalisasi Jadi Kunci

Munafri menekankan kepercayaan publik harus diimbangi tata kelola zakat yang transparan, profesional, dan adaptif terhadap teknologi. Digitalisasi disebutnya sebagai instrumen penting untuk memperkuat sistem pengelolaan sekaligus membangun citra positif lembaga zakat.

"Dari sisi pengelolaan, harus jauh lebih transparan. Dengan mengikuti perkembangan digitalisasi dan sebagainya, kita bisa membangun citra yang baik untuk memberikan tingkat kepercayaan yang maksimal dari masyarakat," tegasnya.

Dengan pengelolaan yang terbuka dan akuntabel, masyarakat diharapkan semakin yakin zakat yang ditunaikan benar-benar dikelola untuk membantu mereka yang membutuhkan.

Visi Makassar sebagai Kota Filantropi Nasional

Penguatan zakat dinilai bagian dari upaya membangun ekosistem filantropi yang melibatkan pemerintah, lembaga pengelola zakat, dunia usaha, dan masyarakat. Visi Munafri menjadikan Makassar sebagai Kota Filantropi Nasional diarahkan agar tidak berhenti sebagai gagasan.

Ia mengajak warga yang belum menunaikan zakat melalui BAZNAS menjadikan zakat sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan keagamaan. Setiap zakat yang disalurkan dinilai memiliki nilai kemanusiaan karena dapat meringankan beban masyarakat.

"Ini adalah kewajiban yang harus kita jalankan untuk memastikan bahwa apa yang kita keluarkan akan berdampak bagi kemanusiaan," katanya.

"Walaupun kita tidak tahu ke mana arahnya, yakinlah bahwa tujuannya adalah untuk kemanusiaan," tambah Munafri.

Zakat sebagai Gerakan Kemanusiaan Berkelanjutan

Munafri menegaskan pengelolaan zakat tidak semata berkaitan dengan penghimpunan dan penyaluran dana. Zakat disebutnya sebagai bagian dari gerakan kemanusiaan yang harus dijaga secara berkelanjutan.

"Ini bukan hanya untuk membangun kekuatan umat, tetapi merupakan kegiatan yang harus kita laksanakan sepanjang umur kita," tuturnya.

"Kegiatannya di dunia, kenikmatannya nanti di akhirat. Insya Allah, kita berdoa bersama-sama," sambung Munafri.

Penghargaan Grand Baznas Award 2026 menjadi momentum memperkuat komitmen tersebut. Capaian ini mendorong Pemkot Makassar membangun budaya berbagi, memperluas partisipasi masyarakat, serta memastikan pengelolaan zakat berjalan transparan dan tepat sasaran.

Follow topsulsel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: celoteh.online

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks