SULAWESI SELATAN — Pelari kini tak perlu repot membawa ponsel saat mengejar jarak tempuh. Sejumlah smartwatch kelas terjangkau sudah dibekali GPS mandiri dan dukungan sinkronisasi langsung ke Strava, sehingga rute, pace, hingga detak jantung terekam otomatis di pergelangan tangan.
Strava menjadi aplikasi andalan banyak pelari untuk mencatat rute, kecepatan, dan detak jantung. Masalahnya, membawa ponsel saat berlari terasa mengganggu. Smartwatch dengan GPS bawaan dan dukungan Strava jadi jalan keluarnya: cukup tekan tombol start, lalu data latihan terunggah otomatis begitu jam kembali terhubung jaringan.
1. Redmi Watch 6 Lite
Jam ini jadi salah satu pilihan termurah yang sudah dibekali GPS bawaan lewat sistem Five-System GNSS. Rute dan jarak lari terekam mandiri tanpa perlu membawa ponsel. Untuk menautkan Strava, pengguna cukup masuk ke menu Profile > Connected Apps di aplikasi Mi Fitness. Panel AMOLED-nya tetap terbaca jelas di bawah terik matahari, dengan lebih dari 150 mode olahraga serta sensor detak jantung dan SpO2 24 jam.
2. CitiJungle Neo GPS
Dirancang khusus untuk olahraga outdoor, jam ini memakai Dual-Frequency GPS bawaan dan aplikasi Fitbeing yang mendukung sinkronisasi otomatis ke Strava. Setiap sesi lari atau gowes langsung terunggah ke feed Strava setelah akun ditautkan. Ketahanan airnya mencapai kedalaman 50 meter, cocok untuk olahraga saat hujan atau di jalur ekstrem. Ada pula kompas digital, altimeter, dan barometer untuk kebutuhan lari trail maupun bersepeda gunung.
3. Aolon GTR 3
Dengan bodi ultra-tipis 8,8 mm, Aolon GTR 3 mencatat pace, langkah, dan jarak latihan lalu mengirimkannya ke Strava. Layar AMOLED beresolusi 466x466 piksel dengan kecerahan hingga 700 nits menjaga statistik olahraga tetap tajam di bawah sinar matahari. Yang jarang ditemui di kelas ini, jam dilengkapi mikrofon dan speaker internal untuk menerima panggilan telepon atau merespons notifikasi langsung dari pergelangan tangan.
4. Redmi Watch 5 Lite
Pilihan favorit di kelas entry-level ini mengandalkan GPS mandiri berbasis Built-in GNSS. Rute dan data olahraga terekam presisi tanpa ponsel, lalu tersinkron ke Strava melalui aplikasi Mi Fitness. Daya tahannya mencapai 18 hari untuk pemakaian normal, jadi pengguna tak perlu mengisi daya setiap hari. Kombinasi harga murah dan baterai awet membuatnya cocok untuk pelari pemula.
5. Supercalla MG04
Supercalla MG04 mengusung desain sporty-rugged yang tangguh dengan harga sangat terjangkau. GPS mandiri bawaannya memungkinkan pelacakan rute secara independen, dan data diunggah ke Strava lewat aplikasi bawaan. Layar bulatnya berbeda dari kebanyakan smartwatch kotak, dilengkapi watch face bertema outdoor yang tetap jelas terbaca di bawah terik matahari.
Dari lima pilihan di atas, semuanya menawarkan GPS mandiri dan dukungan Strava tanpa harus menguras kantong. Tinggal sesuaikan dengan kebutuhan: daya tahan baterai, ketahanan air, atau desain yang paling cocok dengan gaya olahraga kamu.