MAKASSAR — Kepala Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar Nasrun Imullah bersama jajaran menemui Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman untuk membahas kolaborasi pelatihan kerja. Audiensi berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Makassar.
Pemprov Sulsel dan BBPVP Makassar menyiapkan Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch 6. Program ini menyasar masyarakat dan tenaga kerja yang ingin mempelajari keterampilan baru atau meningkatkan kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja.
Sulsel Punya Potensi Tenaga Kerja Produktif Besar
Andi Sudirman menilai Sulsel memiliki potensi tenaga kerja produktif yang besar. Potensi itu perlu dipertemukan dengan pelatihan dan fasilitas yang sesuai agar menghasilkan talenta yang benar-benar siap bekerja.
"Pelatihan vokasi ini nantinya akan menjadi leading sector di bidang pelatihan kerja bagi anak-anak kita, khususnya yang siap kerja. Kita punya siswa SMK, kemudian ada juga usia produktif yang siap kerja. Harapan kita, balai menyiapkan fasilitas pelatihan," kata Andi Sudirman.
Peserta Diminta Tidak Berhenti di Keterampilan
Pemprov Sulsel akan menyiapkan skema tindak lanjut bagi peserta setelah menyelesaikan pelatihan. Langkah itu dinilai penting agar kompetensi yang diperoleh tidak berhenti sebagai keterampilan, tetapi bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan pekerjaan atau membuka usaha.
"Kami dari provinsi menyiapkan sumber dayanya untuk masyarakat. Kemudian kami juga bisa menstimulan setelah keluar dari balai pelatihan, bagaimana tindak lanjutnya agar betul-betul bisa membuka usaha ataupun membuka lapangan pekerjaan," ujarnya.
Pelatihan Harus Ikuti Kebutuhan Sektor Riil
Andi Sudirman menekankan program vokasi harus disusun berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan. Pelatihan perlu mengikuti perkembangan sektor ekonomi sekaligus tren permintaan pasar.
"Di Sulawesi Selatan ini banyak sektor. Ada pertambangan, UMKM, FnB, otomotif, pertanian, dan perkebunan. Semuanya memiliki potensi dan peluang yang sama. Tinggal bagaimana kita melihat kebutuhan atau demand masyarakat dan kecenderungannya," jelasnya.
Dia mencontohkan sektor makanan dan minuman (FnB) yang saat ini berkembang, termasuk bisnis kopi. Menurutnya, tren tersebut dapat menjadi peluang yang dikembangkan melalui pelatihan vokasi.
"Sekarang ini, misalnya, sedang booming FnB, makanan, kuliner dan sebagainya, terutama di bidang kopi. Ini tentu menjadi salah satu peluang yang bisa kita lihat," ungkap Andi Sudirman.
Pendaftaran PVN Batch 6 Dibuka 3-14 Oktober 2026
BBPVP Makassar saat ini membuka pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 6 bagi Rekanaker yang ingin mempelajari keterampilan baru, meningkatkan kompetensi, dan mempersiapkan diri menjadi talenta siap kerja.
Pendaftaran pelatihan dibuka mulai 3 hingga 14 Oktober 2026. Pelatihan dijadwalkan dimulai pada 28 Oktober 2026.