Pencarian

Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi Buka FIN Expo 2026 di Makassar, Soroti Kesenjangan Literasi dan Inklusi Keuangan

Minggu, 04 Oktober 2026 • 10:02:01 WIB
Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi Buka FIN Expo 2026 di Makassar, Soroti Kesenjangan Literasi dan Inklusi Keuangan
Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi membuka FIN Expo 2026 di Makassar, 2 Oktober 2026.

MAKASSAR — Kegiatan yang berlangsung 2–4 Oktober 2026 tersebut mengusung tema "Akses Keuangan Merata, Ekonomi Berdaya, Masyarakat Sejahtera". FIN Expo 2026 digelar lewat kolaborasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK), Bank Indonesia, Lembaga Penjamin Simpanan, serta pemerintah daerah.

Fatmawati menilai akses keuangan yang inklusif berperan vital mendorong ekonomi kerakyatan, terutama bagi pelaku UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian Sulsel. Menurutnya, penyediaan akses permodalan yang mudah dan aman jadi kunci percepatan itu.

"Inklusi keuangan menjadi peran yang sangat vital dalam mendorong akselerasi ekonomi kerakyatan melalui penyediaan akses permodalan yang mudah dan aman, khususnya bagi para pelaku UMKM kita. Lewat FIN Expo ini, kita berharap gap antara tingkat inklusi dan literasi keuangan masyarakat bisa makin diperkecil," ujar Fatmawati.

Selisih 33 Persen antara Inklusi dan Literasi Keuangan Sulsel

Data OJK yang disampaikan dalam acara itu mencatat inklusi keuangan Sulawesi Selatan sekitar 94 persen, sementara literasi keuangan baru 61 persen. Selisih sekitar 33 persen menggambarkan warga yang sudah memakai layanan keuangan tetapi belum memahami produk dan layanan tersebut secara optimal.

Fatmawati meminta industri jasa keuangan lebih mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Ia menilai pemahaman terhadap produk keuangan sama pentingnya dengan ketersediaan akses.

"Ini mungkin yang harus kita highlight bersama, bahwa belum paham, belum tahu soal literasi keuangan. Padahal sebenarnya teman-teman dari perbankan ataupun yang memberi akses permodalan ini lebih harus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat kita agar masyarakat kita melek literasi keuangan," ujarnya.

Ia juga mengingatkan warga agar mengenali produk keuangan yang legal. Menurutnya, pemahaman itu menjadi benteng agar masyarakat tidak terjebak produk ilegal.

"Mari kita kenali produk keuangan yang legal. Tidak ada lagi produk kita terjebak dengan produk yang ilegal, sehingga membuat masyarakat kita sengsara," kata Fatmawati.

Dorong Layanan Jasa Keuangan Menjangkau Pelosok Daerah

Kepada pelaku industri jasa keuangan, Fatmawati meminta perluasan jangkauan layanan hingga ke pelosok. Ia mendorong inovasi produk yang inklusif, ramah masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi hijau dan berkelanjutan di Sulawesi Selatan.

"Dan kepada para pelaku industri jasa keuangan, mari terus memperluas jangkauan layanan hingga ke pelosok serta menghadirkan inovasi produk yang inklusif, ramah masyarakat, yang mendukung pertumbuhan ekonomi hijau serta berkelanjutan di Sulawesi Selatan," katanya.

Menurut Fatmawati, FIN Expo 2026 bukan sekadar pameran produk jasa keuangan. Kegiatan itu juga menjadi ruang bagi masyarakat memperoleh informasi, edukasi, serta memahami manfaat dan risiko setiap produk keuangan.

PHINISI hingga QRIS: Capaian Program Keuangan Sulsel

Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat sekaligus Ketua FKIJK Sulselbar, Moch. Muchlasin, menyebut FIN Expo 2026 sebagai bagian upaya mempersempit kesenjangan inklusi dan literasi keuangan. Sepanjang 2026 hingga triwulan II, TPAKD Sulawesi Selatan melaksanakan 198 kegiatan literasi keuangan dengan jangkauan 2.204.391 peserta.

Peserta kegiatan itu mencakup pelajar, mahasiswa, ASN, kelompok perempuan, nelayan, petani, UMKM, penyandang disabilitas, hingga masyarakat pedesaan. Program perluasan akses pembiayaan juga berjalan lewat sejumlah skema.

  • Program Hapus Ikatan Rentenir di Sulawesi (PHINISI) mencapai plafon Rp1,18 triliun dengan 34.084 penerima.
  • Klasterisasi UMKM sejak 2022 hingga 2025 membentuk 1.611 klaster dengan 22.275 debitur dan plafon kredit Rp644,46 miliar.
  • Merchant QRIS di Sulawesi Selatan tercatat 158.590.
  • Program KEJAR atau One Student One Account (OSOA) mencapai 2.187.810 rekening.

Deretan capaian itu menjadi modal Sulsel menekan selisih literasi dan inklusi keuangan. FIN Expo 2026 berlangsung tiga hari di Makassar sebagai ruang edukasi bagi warga yang ingin memahami produk keuangan secara aman.

Follow topsulsel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: tebaran.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks