Pencarian

IHSG Menguat 0,82% ke 6.171, Saham Energi Kompak Naik Pagi Ini

Rabu, 30 September 2026 • 10:08:01 WIB
IHSG Menguat 0,82% ke 6.171, Saham Energi Kompak Naik Pagi Ini
IHSG menguat 0,82 persen ke level 6.171,64 pada perdagangan pagi Rabu (30/9/2026).

SULAWESI SELATAN — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 49,94 poin atau 0,82 persen ke level 6.171,64 pada perdagangan Rabu (30/9/2026) pukul 09.22 WIB, dibandingkan penutupan sebelumnya di 6.121,70. Penguatan indeks sejalan dengan lonjakan Indeks IDX Energy yang menguat 1,35 persen ke 3.175,65, ditopang kenaikan sejumlah saham batu bara dan energi terbarukan.

Sepanjang pagi, IHSG bergerak di kisaran 6.100–6.180. Data Investing.com menunjukkan indeks bertahan di zona hijau sejak pembukaan, dengan sektor energi menjadi salah satu pendorong utama kenaikan.

Indeks IDX Energy Pimpin Penguatan Sektor

Indeks IDX Energy berada di level 3.175,65 atau menguat 42,25 poin setara 1,35 persen. Kenaikan indeks sektor ini melampaui penguatan IHSG secara keseluruhan, menandakan minat beli yang terkonsentrasi di saham-saham tambang dan energi.

Beberapa saham mencatatkan kenaikan paling tajam di antara emiten energi:

  • Raharja Energi Cepu naik 3,13 persen ke level 4.280
  • Sillo Maritime Perdana menguat 3,10 persen ke level 2.660
  • Indika Energy naik 3,04 persen ke level 2.710
  • Adaro Andalan Indonesia menguat 1,81 persen ke level 11.250
  • Golden Energy Mines naik 1,37 persen ke level 7.400
  • Indo Tambangraya Megah menguat 1,30 persen ke level 25.300
  • ABM Investama naik 1,16 persen ke level 2.620
  • Bukit Asam menguat 0,64 persen ke level 3.130
  • Petrosea naik 0,47 persen ke level 5.325
  • Paragon Karya Perkasa menguat 0,41 persen ke level 6.175
  • Bayan Resources naik 0,21 persen ke level 11.950

Saham Energi yang Bertahan dan Terkoreksi

Di tengah penguatan sektor, sejumlah saham energi justru bergerak di zona merah. Baramulti Suksessarana turun 5,53 persen ke level 5.125, koreksi terdalam di antara emiten energi pagi ini. Golden Eagle Energy melemah 2,58 persen ke level 3.400, sedangkan Mitrabahtera Segara turun 0,34 persen ke level 2.890.

Dua saham energi lain tercatat stagnan. Prima Andalan Mandiri bertahan di level 3.590 dan Super Energy berada di level 3.060, keduanya tanpa perubahan persentase.

Arti Pergerakan bagi Investor

Penguatan IDX Energy yang lebih besar dari IHSG menunjukkan aliran dana pagi ini condong ke sektor komoditas dan energi. Bagi investor, kenaikan ini perlu dicermati bersama sentimen harga batu bara global dan arus dana asing, yang belum tercermin dalam data perdagangan pagi.

Pergerakan saham individu di sektor energi cukup bervariasi, dari kenaikan lebih dari 3 persen hingga koreksi 5 persen, sehingga pemilihan emiten tetap menjadi faktor penentu kinerja portofolio jangka pendek.

Follow topsulsel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: listrikindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks