Pencarian

Pemkot Makassar dan Kemenaker Siapkan Pelatihan Wirausaha untuk 50 Penyandang Disabilitas, Targetkan Kemandirian Ekonomi

Rabu, 29 Juli 2026 • 14:22:31 WIB
Pemkot Makassar dan Kemenaker Siapkan Pelatihan Wirausaha untuk 50 Penyandang Disabilitas, Targetkan Kemandirian Ekonomi
Pemkot Makassar bersama Kemenaker membuka pelatihan wirausaha bagi 50 penyandang disabilitas guna mendorong kemandirian ekonomi.

MAKASSAR — Sebanyak 50 penyandang disabilitas di Kota Makassar bakal mendapatkan pelatihan kewirausahaan gratis yang digagas Pemerintah Kota setempat bersama Kementerian Ketenagakerjaan. Program ini merupakan bagian dari sinergi dengan Balai Perluasan Kesempatan Kerja (BPKK) Kendari di bawah Direktorat Bina Perluasan Kesempatan Kerja.

Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menyebut langkah ini sebagai wujud nyata pembangunan inklusif yang tidak meninggalkan satu pun warga. "Kegiatan ini berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penciptaan peluang usaha, dan penguatan ekonomi masyarakat," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima di Makassar, Rabu.

Target: Lahirkan Wirausaha Baru yang Mandiri dan Produktif

Pelatihan yang diberi nama "Inklusif Tumbuh Bersama" ini akan berfokus pada peningkatan keterampilan teknis dan manajemen usaha bagi penyandang disabilitas. Aliyah menekankan, pemberdayaan ini bukan sekadar pelatihan seremonial, melainkan investasi jangka panjang untuk menciptakan kemandirian ekonomi.

"Program ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan harus memberikan kesempatan yang setara kepada seluruh masyarakat, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas, agar memiliki keterampilan, mampu berwirausaha, dan semakin berdaya," tegas Aliyah.

Ia menambahkan, ilmu dan keterampilan yang diperoleh diharapkan menjadi bekal untuk membangun usaha yang berkelanjutan. Target utamanya, meningkatkan kesejahteraan keluarga peserta dan menginspirasi lahirnya wirausaha-wirausaha baru dari kalangan disabilitas di Makassar.

Kolaborasi Pusat-Daerah untuk Perluasan Kesempatan Kerja

Kerja sama ini melibatkan Kementerian Ketenagakerjaan melalui BPKK Kendari yang memiliki tugas memperluas kesempatan kerja di kawasan timur Indonesia. Pemkot Makassar berperan sebagai fasilitator lokal yang menyediakan tempat dan menjaring peserta.

Aliyah menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Makassar sebagai lokasi pelaksanaan program. "Kami menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Ketenagakerjaan atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Makassar," katanya.

Ke depan, Pemkot Makassar berkomitmen terus mendorong kolaborasi serupa dengan berbagai pemangku kepentingan. Tujuannya, menghadirkan program-program inklusif yang berpihak kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya kelompok rentan, sehingga tidak ada warga yang tertinggal dalam proses pembangunan.

Dampak bagi Perekonomian Kota Makassar

Melalui pelatihan ini, penyandang disabilitas diharapkan tidak lagi menjadi penerima bantuan pasif, melainkan pelaku ekonomi aktif. Kemandirian yang terbangun secara kolektif diyakini mampu memperkuat perekonomian Kota Makassar dari sektor usaha mikro dan kecil.

"Semoga ilmu dan keterampilan yang diperoleh menjadi bekal untuk membangun usaha yang berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta menginspirasi lahirnya wirausaha-wirausaha baru dari kalangan penyandang disabilitas di Kota Makassar," pungkas Aliyah.

Bagikan
Sumber: makassar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks