Pencarian

Ekonomi Maros Tumbuh 9,54 Persen di Triwulan I 2026, Tertinggi Ketiga se-Sulsel Jelang Harlah ke-67

Senin, 15 Juni 2026 • 15:41:01 WIB
Ekonomi Maros Tumbuh 9,54 Persen di Triwulan I 2026, Tertinggi Ketiga se-Sulsel Jelang Harlah ke-67
Pertumbuhan ekonomi Maros triwulan I 2026 mencapai 9,54 persen, tertinggi ketiga di Sulawesi Selatan.

MAROS — Laju perekonomian Kabupaten Maros pada awal tahun ini melesat hampir dua digit. Berdasarkan data makroekonomi terbaru, pertumbuhan mencapai 9,54 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pencapaian ini menjadi salah satu yang tertinggi di Sulawesi Selatan.

Bupati Maros Chaidir Syam menyebut capaian itu sebagai kado istimewa menjelang hari jadi daerahnya yang ke-67. “Pertumbuhan ekonomi sebesar 9,54 persen pada Triwulan I 2026 ini adalah kado indah sekaligus pencapaian membanggakan bagi seluruh warga Maros,” ujarnya, Senin (15/6/2026).

Sektor Transportasi dan Properti Jadi Mesin Utama

Analisis dari Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Maros menunjukkan lonjakan tersebut ditopang oleh tiga sektor utama. Pertama, transportasi dan pergudangan yang tumbuh pesat seiring aktivitas logistik di kawasan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

Kedua, sektor properti dan industri pengolahan yang menggeliat akibat masuknya investasi berbasis teknologi. Ketiga, digitalisasi tata kelola pemerintahan yang dinilai berhasil memangkas birokrasi dan merangsang aktivitas ekonomi warga.

Wabup Ingatkan Pemerataan ke Desa dan Petani

Wakil Bupati Maros Andi Muetazim Mansyur mengingatkan agar angka pertumbuhan yang tinggi itu tidak hanya dinikmati segelintir pihak. “Pertumbuhan yang tinggi harus berdampak konkret pada isi dompet dan kesejahteraan masyarakat bawah,” tegasnya.

Ia mendorong agar hasil riset, inovasi, dan alokasi APBD dikonversi untuk memperkuat sektor pertanian, pariwisata berbasis cagar budaya karst, serta pemberdayaan ekonomi desa. Menurutnya, cetak biru pembangunan Maros ke depan harus tetap berpijak pada kearifan lokal.

Tema Harlah: Merawat Tradisi, Menjemput Kemajuan

Pemkab Maros menyelaraskan capaian ekonomi ini dengan tema peringatan hari jadi ke-67, “Merawat Tradisi, Menjemput Kemajuan”. Chaidir menambahkan bahwa Maros mampu beradaptasi dengan transformasi digital tanpa menanggalkan identitas budaya dan nilai religius masyarakat.

Dengan fondasi ekonomi yang kokoh, Maros optimistis memantapkan posisinya sebagai episentrum pertumbuhan baru di Sulawesi Selatan. Pemerintah daerah berkomitmen menjaga keseimbangan antara modernisasi dan pelestarian tradisi lokal.

Bagikan
Sumber: mediata.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks