Pencarian

Warung Kios di Makassar Jadi Gerbang Pendidikan Anak ke Luar Negeri

Jumat, 01 Mei 2026 • 21:10:06 WIB
Warung Kios di Makassar Jadi Gerbang Pendidikan Anak ke Luar Negeri
Kios Azhar Cell di Makassar menjadi gerbang pendidikan anak pemiliknya ke luar negeri.

Makassar - Di sebuah sudut Kota Makassar, kios kecil bernama Azhar Cell menceritakan kisah transformasi sederhana yang bermakna besar. Rahmat, pemilik kios berusia 39 tahun, tidak pernah bayangkan bahwa usaha warungnya bisa menjadi modal untuk menyekolahkan anaknya hingga ke luar negeri. Nama kiosnya sendiri diambil dari nama sang anak, yang kini menempuh pendidikan di SMA Al Azhar, Kairo, setelah sebelumnya belajar di pesantren.

Dari Pulsa ke Layanan Keuangan Digital

Tiga tahun silam, Rahmat hanya menjalankan usaha konter pulsa sederhana. Setiap hari, banyak pelanggan meminta layanan yang tidak bisa ia sediakan—tarik tunai, transfer, dan pembayaran tagihan. Warga sekitar harus merogoh kocek ekstra untuk pergi ke ATM atau bank dengan antrean panjang.

Melihat peluang tersebut, Rahmat mengambil langkah sederhana namun strategis: mendaftar menjadi agen layanan keuangan melalui platform BukuAgen. Keputusan itu mengubah segalanya. Kiosnya tidak lagi sekadar tempat transaksi pulsa, melainkan titik layanan keuangan terpercaya bagi warga sekitar.

Peningkatan Pendapatan dan Pengakuan

Dampak langsung terlihat dari volume transaksi. Setiap hari, 20 hingga 30 transaksi keuangan terjadi di warungnya—dari tarik tunai hingga Rp10 juta per transaksi, transfer, dan pembayaran berbagai tagihan. Transformasi ini langsung berdampak pada penghasilan bulanannya. Dari sebelumnya terbatas, Rahmat kini bisa meraup tambahan Rp3–5 juta per bulan, bahkan hingga dua kali lipat dari pendapatan sebelumnya.

Keberhasilan itu juga diakui secara resmi. Rahmat berhasil masuk peringkat ke-9 sebagai Agen Juara di wilayah Sulawesi Selatan dan Tengah dalam Laskar Agen Juara Roadshow 2026 di Makassar. Prestasi ini adalah bukti konsistensinya dalam membangun usaha berbasis kepercayaan masyarakat.

Warung Sebagai Solusi Akses Keuangan

Kisah Rahmat mencerminkan perubahan peran warung di masyarakat Indonesia. Tidak lagi sekadar tempat jual beli tradisional, warung kini menjadi simpul layanan keuangan yang dekat, cepat, dan dipercaya. Kehadiran warung seperti milik Rahmat menjadi solusi nyata di tengah keterbatasan akses layanan keuangan formal di beberapa wilayah, menggabungkan kedekatan dengan pelanggan dan kemudahan layanan dalam satu tempat.

Bagi Rahmat sendiri, yang paling berarti bukan sekadar angka pendapatan. Ia bisa memenuhi kebutuhan keluarga dengan lebih stabil dan—yang paling membanggakan—membiayai pendidikan anaknya hingga ke luar negeri. Platform seperti BukuAgen telah menjangkau lebih dari 250.000 pelaku UMKM di seluruh Indonesia, dengan Indonesia Timur sebagai salah satu wilayah dengan pertumbuhan tercepat.

Bagikan
Sumber: amp.suara.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks