SULAWESI SELATAN — PT Honda Prospect Motor (HPM) buka suara soal alasan kehadiran Super-ONE di Indonesia. Model listrik ini tidak dirancang untuk menjadi tulang punggung penjualan alias volume-driver. Sebaliknya, Super-ONE berfungsi sebagai pintu masuk untuk memperkenalkan konsep elektrifikasi ala Honda kepada konsumen Tanah Air.
“Super-ONE hadir sebagai produk perkenalan terhadap konsep Honda Electric dan memang tidak ditujukan sebagai produk yang menjadi volume-driver,” ujar Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT HPM.
Honda menegaskan Super-ONE bukan sekadar kendaraan listrik yang mengedepankan efisiensi atau kecanggihan teknologi. Menurut Division Head Sales & Marketing PT HPM Ferdianto Budiono, model ini dirancang untuk konsumen yang melihat berkendara sebagai sebuah pengalaman, bukan sekadar perpindahan dari titik A ke titik B.
“Honda selalu dikenal dengan karakter mobil yang 'Fun to Drive'. Sehingga kehadiran Super-ONE memang menjadi representasi karakter tersebut, ditujukan bagi konsumen yang mengedepankan pengalaman berkendara yang menyenangkan dengan tenaga listrik,” jelas Ferdianto.
Ia menambahkan, nilai-nilai engineering, kualitas berkendara, dan joy of driving yang selama puluhan tahun menjadi identitas Honda tidak akan ditinggalkan di era elektrifikasi. Semua itu justru diterjemahkan ke dalam bentuk baru melalui Super-ONE.
Kehadiran Super-ONE dinilai sebagai langkah strategis Honda untuk membangun pemahaman masyarakat terlebih dahulu. Perusahaan tidak ingin langsung membanjiri pasar dengan produk massal sebelum konsumen benar-benar memahami karakter Honda Electric.
“Peran Super-ONE adalah memperkenalkan karakter dan filosofi Honda Electric kepada konsumen Indonesia. Melalui pendekatan ini, kami ingin membangun pemahaman mengenai arah elektrifikasi Honda sebelum menghadirkan lini elektrifikasi yang lebih luas di masa mendatang,” ujar Ferdianto.
Honda akan memamerkan Super-ONE di GIIAS 2026 yang mengusung tema "Culture. Evolved." Tema ini ingin menunjukkan bahwa evolusi teknologi bisa berjalan beriringan dengan karakter merek yang sudah mapan.
Mulai dari konsep booth, identitas visual baru, hingga jajaran produk yang dipamerkan—dari kendaraan konvensional, hybrid, hingga listrik—semua dirancang untuk menggambarkan transformasi tersebut.
“Melalui Super-ONE, kami ingin menghadirkan kendaraan listrik yang tetap membawa engineering yang matang, karakter berkendara yang menyenangkan, serta joy of driving yang selama ini menjadi ciri khas Honda,” tutup Ferdianto.