SULAWESI SELATAN — PSSI merilis skuad final Garuda Muda pada Jumat (29/5) malam. Dari daftar tersebut, komposisi pemain cukup menarik karena Nova membawa kombinasi pemain lokal dan abroad untuk bersaing di level ASEAN.
Nova memanggil 10 pemain bertahan, dan empat di antaranya bermain di klub luar negeri. Mereka adalah Mathew Baker, Timothy Baker, Amar Brkic, dan Fabio Azkairawan. Mathew Baker sebelumnya sudah tampil di Piala Asia U-17 2025 bersama Timnas Indonesia U-17.
Di posisi kiper, tiga nama yang dibawa adalah Dafa Al Gasemi, Erdevba Aulia, dan Rendi Razzaqu. Dafa disebut-sebut sebagai pilihan utama pelatih untuk menjaga gawang.
Lini tengah hanya diisi lima pemain, tapi dua di antaranya punya pengalaman bermain di luar negeri. Welber Jardim merupakan pemain keturunan yang sudah malang melintang di level junior Eropa, sementara Zinadein Ardiansyah tercatat sebagai pemain klub Australia, Sydney FC.
Evandra Florasta, Nazriel Alvaro, dan Isfandyar Abdillah melengkapi sektor tengah. Nova tampaknya mengandalkan kecepatan dan visi bermain dari trio lokal ini.
Lima penyerang yang dibawa adalah Irpan Abadi, Thedore Evan, Dimas Adi, Reno Salampessy, dan Arkhan Kaka. Arkhan Kaka menjadi nama paling mentereng setelah sebelumnya menjadi bagian dari Timnas Indonesia U-17. Reno Salampessy juga tak asing karena sudah merasakan atmosfer turnamen internasional di level U-17.
Dengan total enam pemain diaspora, Timnas Indonesia U-19 membawa misi berat di kandang sendiri. Turnamen ini sekaligus menjadi ajang pembuktian bagi Nova Arianto setelah ia sukses membawa Timnas U-17 tampil di Piala Asia.
Kiper: Dafa Al Gasemi, Erdevba Aulia, Rendi Razzaqu
Belakang: Ibra Ohorella, Putu Panji, Rafa Abdurahman, Eizar Jacob, Mathew Baker, Algazani Dwi, Radityo Raharjo, Timothy Baker, Amar Brkic, Fabio Azkairawan
Tengah: Evandra Florasta, Zinadein Ardiansyah, Welber Jardim, Nazriel Alvaro, Isfandyar Abdillah
Depan: Irpan Abadi, Thedore Evan, Dimas Adi, Reno Salampessy, Arkhan Kaka