MAKASSAR — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mempercepat pelaksanaan program Multi Years Project (MYP) untuk menangani sejumlah ruas jalan strategis di berbagai kabupaten dan kota. Program yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ini menjadi bagian dari komitmen Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah.
Berdasarkan laporan progres terbaru, pekerjaan MYP dibagi ke dalam lima paket yang mencakup pengaspalan, pembangunan bahu jalan, pemasangan drainase, hingga pengecoran beton rigid. Fokus utama ada pada ruas dengan tingkat mobilitas tinggi yang menjadi jalur penghubung antardaerah sekaligus jalur distribusi barang dan jasa.
Pada Paket 2, sejumlah ruas yang tengah dikerjakan meliputi Batas Kabupaten Gowa–Galesong–Pattallassang, Panciro–Batas Kota Makassar, serta Batas Gowa–Barombong–Batas Kabupaten Takalar. Jenis pekerjaan bervariasi, mulai dari laston lapisan antara AC-BC hingga beton bahu jalan.
Sementara itu, Paket 3 menyasar ruas Mario–Binabaru–Batas Kabupaten Pinrang dan Batas Kabupaten Sidrap–Malimpung. Di Paket 4, pekerjaan dilakukan pada ruas Salaonro–Batas Kabupaten Wajo dan Impa-Impa–Anabanua.
Program MYP ini dirancang untuk memperlancar mobilitas masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui akses jalan yang lebih layak. Ruas-ruas yang diperbaiki merupakan jalur vital bagi distribusi logistik dan aktivitas perekonomian warga.
Di Paket 2, misalnya, ruas Palleko–Towata mendapat pekerjaan laston lapisan aus, sementara Batas Jeneponto–Rumbia–Jeneponto dikerjakan lapis fondasi agregat kelas A. Semua pekerjaan ini diharapkan tuntas sesuai jadwal yang ditetapkan pemerintah provinsi.
Perbaikan jalan ini secara langsung akan memangkas waktu tempuh dan biaya transportasi bagi warga yang melintasi ruas-ruas tersebut. Petani, pedagang, dan pelaku UMKM di daerah penyangga seperti Gowa, Takalar, dan Wajo menjadi pihak yang paling merasakan manfaatnya karena akses ke pasar dan pusat distribusi semakin lancar.
Pemerintah provinsi belum merilis tanggal pasti penyelesaian untuk masing-masing paket. Namun, percepatan pelaksanaan MYP menjadi prioritas untuk memastikan infrastruktur transportasi di Sulsel siap mendukung aktivitas ekonomi masyarakat sebelum musim penghujan tiba.