MAKASSAR — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memastikan program Multi Years Project (MYP) untuk perbaikan jalan strategis terus berjalan. Program yang didanai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ini menyasar ruas dengan mobilitas tinggi yang menjadi jalur distribusi logistik dan penghubung antarkabupaten.
Ruas Jalan Mana Saja yang Diperbaiki?
Pekerjaan MYP dibagi ke dalam lima paket yang tersebar di sejumlah titik. Pada Paket 2, perbaikan mencakup ruas Batas Kabupaten Gowa–Galesong–Pattallassang, Panciro–Batas Kota Makassar, dan Batas Gowa–Barombong–Batas Kabupaten Takalar. Pekerjaan meliputi laston lapisan antara AC-BC hingga beton bahu jalan FC'15.
Di Paket 3, ruas Mario–Binabaru–Batas Kabupaten Pinrang menjadi prioritas dengan pemasangan batu talud. Sementara Paket 4 menyasar ruas Salaonro–Batas Kabupaten Wajo dan Impa-Impa–Anabanua. Semua titik dipilih berdasarkan tingkat kerusakan dan volume kendaraan yang melintas.
Apa Saja Pekerjaan yang Dilakukan?
Pekerjaan tidak hanya pengaspalan ulang. Di sejumlah ruas, seperti Batas Gowa–Bontoramba, dilakukan lapis aus beton dan bahu jalan beton. Di ruas Batas Jeneponto–Rumbia–Jeneponto, pengerjaan lapis fondasi agregat kelas A tengah berlangsung. Drainase dan pengecoran beton rigid juga dikerjakan di titik-titik rawan genangan.
Mengapa Program Ini Dipercepat?
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman bersama Wagub Fatmawati Rusdi menargetkan konektivitas antarwilayah meningkat signifikan. Mobilitas masyarakat dan distribusi barang selama ini kerap terhambat di ruas yang rusak. Percepatan MYP diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui akses jalan yang lebih layak.
Kapan Warga Bisa Merasakan Hasilnya?
Progres terkini menunjukkan sejumlah titik sudah masuk tahap akhir. Di ruas Palleko–Towata, misalnya, pengerjaan laston lapisan aus sudah mencapai STA 02+125. Pemprov menargetkan seluruh paket rampung sesuai jadwal kontrak multiyears. Warga yang melintas di jalur Gowa–Takalar dan Sidrap–Pinrang diprediksi bisa menikmati jalan mulus dalam beberapa pekan ke depan.
Bagaimana Dampaknya bagi Warga Sekitar?
Jalan yang mulus memangkas waktu tempuh dan biaya operasional kendaraan. Petani di Gowa dan Takalar, misalnya, bisa lebih cepat mendistribusikan hasil panen ke pasar. Sopir angkutan umum di jalur Pinrang juga tak perlu khawatir ban kempis atau kerusakan akibat jalan berlubang. Program ini langsung menyentuh kebutuhan dasar warga akan infrastruktur transportasi yang andal.
Apakah ada ruas lain yang akan menyusul?
Pemprov Sulsel belum merinci paket tambahan di luar lima yang sudah berjalan. Namun, program MYP bersifat multiyears, sehingga ruas-ruas lain yang masuk prioritas bakal dikerjakan secara bertahap. Masyarakat diharapkan bersabar sembari pemerintah menyelesaikan proyek di titik-titik paling kritis terlebih dahulu.