JENEPONTO — Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan menggelar rapat koordinasi (rakor) di Kabupaten Jeneponto untuk mempertajam pelaksanaan program pokok di seluruh wilayah. Pertemuan ini bertujuan mensinkronkan agenda PKK dengan program pembangunan daerah guna memastikan dampak nyata bagi masyarakat.
Rakor tersebut dihadiri jajaran pengurus TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan bersama pengurus tingkat kabupaten. Fokus utama pembahasan meliputi evaluasi progres program prioritas, penguatan kelembagaan, serta peningkatan standar dokumentasi kegiatan organisasi.
Provinsi Sulawesi Selatan telah ditetapkan sebagai tuan rumah dua agenda besar berskala nasional pada tahun 2026. Agenda tersebut adalah Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Tingkat Nasional serta Hari Ulang Tahun (HUT) Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas).
Penetapan ini menjadi alasan utama PKK Sulsel gencar melakukan pembinaan berkelanjutan ke daerah-daerah. Persiapan matang diperlukan agar penyelenggaraan nantinya berjalan sukses dan memberikan citra positif bagi Sulawesi Selatan di mata delegasi seluruh Indonesia.
Dalam waktu dekat, Ketua Umum TP PKK Pusat yang juga menjabat Ketua Harian Dekranas dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Sulawesi Selatan. Kunjungan ini bertujuan meninjau lokasi pelaksanaan serta memonitor progres program prioritas yang sedang berjalan.
Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan, Naomi Octarina, memberikan arahan khusus mengenai optimalisasi 10 Program Pokok PKK. Ia menegaskan bahwa pelaksanaan program harus dilakukan secara berkelanjutan hingga menjangkau tingkat desa dan kelurahan.
Langkah ini dianggap sebagai fondasi krusial dalam mewujudkan keluarga sejahtera di Sulawesi Selatan. PKK diharapkan tidak hanya bekerja pada level administratif, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan dasar keluarga melalui program-program yang terintegrasi.
Sinkronisasi data dan administrasi menjadi poin penekanan dalam rakor kali ini. Naomi meminta seluruh jajaran meningkatkan kesiapan data sebagai bagian dari penguatan kinerja organisasi secara menyeluruh menjelang evaluasi nasional.
Melalui koordinasi di Jeneponto, TP PKK Sulawesi Selatan menargetkan adanya peningkatan kualitas pelaporan di setiap jenjang kepengurusan. Administrasi yang tertib dipandang sebagai cermin profesionalisme organisasi dalam menjalankan amanah pembangunan.
Peningkatan kualitas dokumentasi juga menjadi perhatian agar setiap capaian program dapat terukur dengan jelas. Hal ini berkaitan erat dengan persiapan Sulawesi Selatan yang akan menjadi pusat perhatian nasional dalam dua tahun mendatang.
Seluruh jajaran TP PKK di kabupaten dan kota kini diminta memacu kinerja untuk menyukseskan integrasi program pokok. Langkah tersebut diharapkan memperkuat posisi Sulawesi Selatan dalam menyongsong agenda nasional 2026 sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi kesejahteraan keluarga di daerah.