Pencarian

Bupati Bantaeng Buka Kemah Buku Kebangsaan Satu Dekade di Teras Muntea, Diikuti Peserta dari Sejumlah Provinsi

Minggu, 01 November 2026 • 10:03:01 WIB
Bupati Bantaeng Buka Kemah Buku Kebangsaan Satu Dekade di Teras Muntea, Diikuti Peserta dari Sejumlah Provinsi
Bupati Bantaeng M. Fathul Fauzy Nurdin membuka Kemah Buku Kebangsaan One Decade 2026 di Teras Muntea, Desa Bonto Lojong, Kecamatan Uluere.

BANTAENG — Bupati Bantaeng M. Fathul Fauzy Nurdin membuka Kemah Buku Kebangsaan (KBK) One Decade 2026 di Teras Muntea, Desa Bonto Lojong, Kecamatan Uluere. Acara yang digelar Sabtu (31/10/2026) itu menandai sepuluh tahun perjalanan KBK di Bantaeng.

Bupati yang akrab disapa Uji Nurdin itu menyampaikan apresiasi kepada tim penyelenggara yang menjaga keberlangsungan kegiatan tersebut. Menurutnya, KBK telah menjadi ruang edukasi yang konsisten bagi masyarakat Bantaeng.

"Alhamdulillah 10 tahun KBK telah eksis di Bantaeng. Dulu dibuka oleh ayah saya, Prof. Nurdin, sekarang anaknya yang juga membuka. Terima kasih, apresiasi kepada seluruh tim KBK yang telah menjaga eksistensinya," kata Uji Nurdin.

Dari Prof. Nurdin ke Uji Nurdin: Estafet Sepuluh Tahun KBK

Pembukaan KBK edisi 2026 mengulang sejarah satu dekade lalu. Prof. Nurdin, ayah Uji Nurdin, adalah pihak yang membuka penyelenggaraan pertama KBK di Bantaeng.

Sejak itu, KBK bertahan sebagai agenda tahunan di Teras Muntea. Uji Nurdin menyebut keberlanjutan itu bukan hal kecil di tengah banyaknya kegiatan yang berhenti setelah beberapa edisi.

Pemkab Bantaeng menyatakan komitmennya mendukung KBK sebagai salah satu ruang edukasi bagi warga. Dukungan itu disampaikan langsung oleh bupati dalam sambutan pembukaan.

Isu Lingkungan Jadi Fokus di Kemah Buku 2026

Uji Nurdin menilai KBK berperan penting mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda, soal menjaga lingkungan dan alam. Isu itu ia angkat karena cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini.

Bupati menyoroti perilaku penebangan pohon dan pembakaran lahan yang dapat memperburuk kondisi lingkungan. Menurutnya, kesadaran warga perlu ditingkatkan untuk merespons perubahan cuaca yang makin sulit diprediksi.

"Terima kasih untuk teman-teman KBK yang terus mengedukasi masyarakat dan generasi penerus tentang pentingnya menjaga lingkungan dan alam. Kami berkomitmen pemerintah terus memberikan dukungan," ujarnya.

Peserta Datang dari Luar Sulawesi Selatan

Kemah Buku Kebangsaan 2026 digelar selama tiga hari. Pesertanya berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan serta sejumlah provinsi lain.

Sejumlah kegiatan edukasi dan diskusi mengisi rangkaian acara di Teras Muntea, Desa Bonto Lojong. Panitia belum merinci jumlah peserta yang hadir pada edisi satu dekade ini.

Bagi Pemkab Bantaeng, KBK menjadi salah satu agenda yang mempertemukan peserta lintas daerah. Penyelenggaraan tahun ini sekaligus menandai berakhirnya rangkaian sepuluh tahun kegiatan tersebut di Kecamatan Uluere.

Follow topsulsel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: mediata.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks