MAKASSAR — Munafri Arifuddin menggantikan Ni'matullah Erbe yang telah memimpin Demokrat Sulsel selama dua periode. Hasil Musda diumumkan oleh Wakil Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan DPP Demokrat Si Made Rai Edi bersama Sekretaris Jenderal DPP Demokrat Herman Khaeron.
Dukungan penuh 24 DPC kabupaten/kota mengantar Appi ke kursi ketua tanpa lawan. Musda V Demokrat Sulsel digelar Jumat, 23 Oktober 2026 malam.
Pekerjaan Rumah: Konsolidasi Internal hingga Pemilu 2029
Selain memimpin konsolidasi internal, Appi dihadapkan pada penyusunan kepengurusan baru. Partai juga menuntutnya memperkuat posisi Demokrat menjelang Pemilu 2029.
Ketua Umum DPP Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menyambut Appi sebagai bagian keluarga besar partai berlambang bintang mercy. AHY mengaku sudah lama mengenal Appi.
"Bung Appi, selamat datang. Welcome to the club. Saya sudah kenal cukup lama dengan Bung Appi," kata AHY.
AHY menyebut telah beberapa kali berjuang bersama Appi dalam dinamika politik sebelumnya. Kini keduanya berada di partai yang sama dengan Appi mengenakan atribut biru Demokrat.
"Saya bersama Pak Ni'matullah paling tidak tiga kali berjuang bersama Bung Appi. Yang membedakan tentunya sekarang warna bajunya menjadi biru. Semakin cerah warnanya," ujarnya.
Sulsel Dinilai Barometer Politik Indonesia Timur
AHY menaruh harapan besar terhadap posisi strategis Sulsel dalam peta politik nasional. Menurutnya, Sulsel bukan hanya penting bagi kawasan Sulawesi, melainkan juga barometer politik, ekonomi, dan sosial di Indonesia bagian timur.
Kekuatan Demokrat di Sulsel dinilai akan turut menentukan masa depan partai di kawasan tersebut. Kontribusinya juga berpengaruh terhadap perkembangan partai secara nasional.
AHY meminta kepengurusan baru di bawah Appi memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan kualitas kader, dan memperbesar peran partai dalam mengawal pembangunan daerah.
"Kita ingin mengawal pembangunan Sulawesi Selatan. Kita pastikan bahwa Partai Demokrat mengambil peran secara langsung," tegasnya.
Appi kini memikul dua jabatan sekaligus: Wali Kota Makassar dan Ketua Demokrat Sulsel. Tenggat 30 hari penyusunan kepengurusan menjadi ujian pertama kepemimpinannya di partai.