Pencarian

Adira Finance Sulawesi Bagian Selatan Tumbuh 10 Persen, Jaringan Meluas Jadi 88 Titik

Kamis, 15 Oktober 2026 • 20:16:01 WIB
Adira Finance Sulawesi Bagian Selatan Tumbuh 10 Persen, Jaringan Meluas Jadi 88 Titik
Kepala Wilayah Adira Finance Sulawesi Bagian Selatan Weldya P. Caniago berbicara dalam pertemuan dengan nasabah di Makassar.

MAKASSAR — Kepala Wilayah Adira Finance Sulawesi Bagian Selatan, Weldya P. Caniago, mengungkapkan capaian tersebut dalam pertemuan dengan nasabah di Kantor Adira Dinamika Multi Finance, Jalan Pelita Raya Makassar. Pertumbuhan 10 persen ini menjadikan Sulawesi bagian selatan sebagai salah satu wilayah dengan ekspansi jaringan terbesar. Dari 33 titik, kini layanan perusahaan tersebar di 88 lokasi.

Weldya menuturkan, pihaknya tidak hanya mengejar pertumbuhan bisnis. Edukasi kepada masyarakat soal pembiayaan bijak menjadi bagian dari strategi perusahaan di kawasan ini.

Edukasi Pembiayaan Bijak sebagai Strategi Utama

Adira Finance menjalankan sejumlah kegiatan edukasi, mulai dari acara bersama nasabah, lembaga pendidikan, komunitas, hingga lembaga keuangan syariah. Tujuannya agar masyarakat memahami cara mengakses pinjaman dan menyesuaikan pembiayaan dengan kemampuan membayar.

"Masyarakat diberikan pemahaman mengenai cara mengakses pinjaman serta menyesuaikan pembiayaan dengan kemampuan membayar," ujar Weldya.

Perusahaan juga menggelar pertemuan dengan nasabah untuk mendorong penyebaran informasi melalui lingkungan sekitar. Nasabah yang telah menggunakan layanan diharapkan berbagi pengalaman kepada keluarga, tetangga, dan komunitas.

"Jadi, nasabah yang telah menggunakan layanan perusahaan diharapkan dapat berbagi pengalaman kepada keluarga, tetangga, dan komunitasnya," bebernya.

Portofolio Pembiayaan: 40 Persen Roda Empat, 30 Persen Roda Dua

Dari sisi bisnis, sekitar 40 persen portofolio pembiayaan Adira Finance di Sulawesi bagian selatan dialokasikan untuk kendaraan roda empat. Sebanyak 30 persen untuk kendaraan roda dua, sedangkan sisanya mencakup kategori pembiayaan lainnya.

Aset perusahaan di wilayah ini tercatat sekitar Rp4,6 triliun dengan penyaluran pembiayaan mencapai Rp5,8 triliun. Angka tersebut menunjukkan skala bisnis Adira Finance yang cukup besar di kawasan selatan Sulawesi.

Integrasi Mandala Finance dan Risiko Kredit 6 Persen

Di tingkat perusahaan, Adira Finance melanjutkan integrasi portofolio kredit setelah bergabungnya PT Mandala Multifinance. Direktur Utama Adira Finance, Dewa Made Susila, memastikan aset dan kewajiban Mandala Finance, termasuk kredit yang masih berjalan, telah menjadi bagian dari tanggung jawab perseroan.

"Pada akhirnya, kami melayani sekitar 2,6 juta nasabah aktif. Kalau menyangkut musibah atau bencana alam, kami tetap mengedepankan kemanusiaan," ujar Dewa.

Dewa menjelaskan, kerugian kredit Adira Finance berada di kisaran 6 persen. Kerugian tersebut antara lain berasal dari pembiayaan yang tidak tertagih dan selisih kerugian ketika aset hasil penarikan dijual.

Proses penagihan terhadap pembiayaan Mandala Finance mengikuti mekanisme yang diterapkan Adira Finance. Integrasi ini mencakup penanganan kredit lancar maupun kredit bermasalah.

Meski menghadapi risiko kredit, perusahaan mempertimbangkan aspek kemanusiaan dalam menangani nasabah, terutama mereka yang terdampak bencana alam.

Follow topsulsel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: harian.news

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks