Pencarian

Pemkab Maros Teken PKS dengan BLU MCB, Tiket Leang-Leang Rp 10 Ribu untuk Pelajar dan Bagi Hasil 70:30

Rabu, 07 Oktober 2026 • 07:32:01 WIB
Pemkab Maros Teken PKS dengan BLU MCB, Tiket Leang-Leang Rp 10 Ribu untuk Pelajar dan Bagi Hasil 70:30
Kepala BLU MCB Indira Estiyanti Nurjadin dan Kepala Disparpora Maros Suwardi Sawedi menandatangani PKS pengelolaan Situs Leang-Leang di Maros, Selasa (6/10/2026).

MAROS — Penandatanganan berlangsung di area situs Prasejarah Leang-Leang, Selasa (6/10/2026). Kepala BLU MCB Indira Estiyanti Nurjadin meneken perjanjian bersama Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Maros Suwardi Sawedi.

Kesepakatan ini menandai peralihan pengelolaan situs dari Kemendikbudristek ke Kementerian Kebudayaan. Masa transisi kelembagaan yang berlangsung sejak Maret 2025 hingga awal Oktober 2026 turut dituntaskan lewat perjanjian tersebut.

Tarif Tiket Baru Leang-Leang dan Asuransi Pengunjung

PKS menetapkan tarif masuk yang di-bundling dengan asuransi keselamatan pengunjung sebesar Rp 1.000. Untuk wisatawan lokal khusus pelajar dikenakan Rp 10 ribu, lokal umum Rp 15 ribu, dan wisatawan mancanegara Rp 30 ribu.

Kelompok khusus digratiskan dari tiket masuk. Mereka adalah peneliti, tamu negara, penyandang disabilitas, anak yatim piatu, dan warga lanjut usia.

"Kami telah menyepakati tarif masuk untuk Wisatawan lokal khusus pelajar itu Rp 10 ribu, kalau lokal umum itu Rp 15 ribu dan khusus wisatawan Mancanegara itu Rp 30 ribu," kata Suwardi.

Pembagian Hasil 70:30, Pemkab Maros Kantongi Porsi Terbesar

Dari penjualan tiket, Pemkab Maros menerima 70 persen dan 30 persen disetorkan ke BLU MCB. Skema ini sekaligus menuntaskan persoalan administrasi selama jeda transisi kelembagaan.

"Jadi pembagiannya tetap 70:30, 70 persen untuk Pemda dan 30 persen untuk BLU MCB," terang Suwardi.

Suwardi menyebut kolaborasi pusat dan daerah sebagai kunci mengamankan warisan peradaban dunia. Potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata juga jadi pertimbangan kesepakatan.

Transparansi Data dan Penyetoran Digital Jadi Andalan

Pengelolaan destinasi yang terkenal dengan jejak telapak tangan manusia purba itu akan mengandalkan transparansi data. Mekanisme penyetoran digital disiapkan terintegrasi penuh.

"Kerja sama ini tidak sekadar soal hitung-hitungan pembagian hasil tiket. Ini adalah bentuk komitmen bersama untuk merawat warisan prasejarah dunia di Leang-Leang secara profesional, transparan, dan berkelanjutan demi kemajuan Maros," tegas Suwardi.

"Kedepannya, kita akan terus melakukan transparansi data dengan mekanisme penyetoran digital yang terintegrasi secara penuh," pungkasnya.

Follow topsulsel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: menitindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks