WAJO — Bupati Wajo H. Andi Rosman meminta masyarakat tidak sekadar menunggu program pemerintah, melainkan turut berperan aktif mengenali kondisi warga di sekitar. Langkah konkretnya, warga dapat mendaftarkan tetangga yang membutuhkan melalui Portal Perlindungan Sosial (Perlinsos).
Pendataan lewat portal itu dinilai penting supaya pemerintah memperoleh informasi penerima manfaat secara lebih baik. Dengan data yang lengkap, intervensi bantuan dan layanan sosial bisa dilakukan lebih tepat sasaran.
Mengapa Warga Diminta Jadi Pelapor Pertama
Keterlibatan warga dianggap kunci karena merekalah yang punya pengetahuan langsung soal kondisi sosial di lingkungan masing-masing. Pemerintah tidak selalu punya gambaran detail soal siapa lansia yang tinggal sendiri atau keluarga mana yang sedang kesulitan.
Menurut Bupati, kepedulian bisa dimulai dari lingkup paling dekat seperti keluarga dan tetangga. Jika ada warga yang butuh perhatian, masyarakat diharapkan membantu menghubungkan mereka dengan layanan sosial pemerintah.
"Mari kita lebih peka, melihat dan mengenali kondisi warga di sekitar kita," pesan Bupati Wajo, Jumat (2/10/2026).
Siapa yang Jadi Prioritas Pendataan
Kelompok yang jadi perhatian utama dalam ajakan ini adalah lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, serta warga kurang mampu. Mereka dinilai paling rentan ketika tidak terdata dengan baik dalam sistem bantuan sosial.
Pendataan lewat Perlinsos diharapkan memastikan kelompok tersebut mendapat akses terhadap bantuan maupun layanan sosial yang diperlukan. Data yang rapi juga memudahkan pemerintah menentukan bentuk penanganan yang sesuai untuk tiap warga.
Kepedulian Bukan Cuma Tugas Pemerintah
Bupati Andi Rosman menegaskan bahwa upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Kepedulian dari warga disebut sebagai bagian penting dalam membangun lingkungan sosial yang saling mendukung.
"Dari lingkungan sekitar, mari hadir, peduli, dan saling membantu demi mewujudkan masyarakat Wajo yang lebih sejahtera dan berkeadilan," pesannya.
Melalui kolaborasi pemerintah dan masyarakat, kepedulian sosial diharapkan tidak berhenti pada pemberian bantuan. Pemerintah Kabupaten Wajo pun mengajak warga menjadikan kepedulian terhadap sesama sebagai gerakan bersama, dimulai dari lingkungan tempat tinggal masing-masing.