SULAWESI SELATAN — Pedro Acosta diprediksi menjadi pesaing utama Marc Marquez saat keduanya menjadi rekan setim di Ducati Lenovo musim depan. Crew Chief KTM, Paul Trevathan, menilai Marquez akan menghadapi tantangan berbeda karena belum pernah punya rekan setim berkarakter sekuat Acosta. Penilaian itu muncul setelah Acosta meraih kemenangan perdana di kelas MotoGP pada MotoGP Austria.
Kemenangan perdana Pedro Acosta di kelas MotoGP pada MotoGP Austria menjadi titik balik sebelum ia meninggalkan KTM. Crew Chief KTM, Paul Trevathan, menyebut momen tersebut sebagai pencapaian penting yang mengubah cara pandang tim terhadap pebalap Spanyol itu.
Trevathan sendiri memahami perkembangan Acosta sejak debutnya di MotoGP pada 2024. Keduanya telah bekerja sama selama tiga musim, termasuk saat KTM beberapa kali kesulitan menyediakan motor yang kompetitif.
Kemenangan Pertama Usai 15 Podium Tanpa Gelar
Acosta tampil di kandang KTM pada MotoGP Austria dan akhirnya memutus rantai podium tanpa kemenangan. Sebelumnya, ia mengoleksi 15 podium di kelas utama tanpa sekali pun naik ke podium tertinggi.
Rasa frustrasi yang menumpuk selama tiga musim bersama KTM terbayar di balapan tersebut. Hasil itu menjadi modal penting sebelum Acosta bergabung dengan Ducati pada 2027.
Di Ducati nanti, Acosta akan berbagi garasi dengan Marc Marquez, juara dunia MotoGP yang selama ini menjadi tolok ukur di kelas premier.
Peringatan Trevathan untuk Marquez
Trevathan menilai persaingan antara Marquez dan Acosta sudah dimulai sejak di dalam garasi. Menurutnya, Marquez adalah ahli dalam memengaruhi mental rekan setim dan menggalang dukungan tim di sekelilingnya.
"Ini adalah tantangan yang sangat besar," ujar Trevathan kepada TNT Sports usai gelaran MotoGP Austria 2026.
"Persaingan itu sudah dimulai sejak di dalam garasi. Marc adalah ahlinya dalam hal memengaruhi mental rekan setimnya serta memahami cara menggalang dukungan dari tim di sekelilingnya. Tapi dia juga belum pernah memiliki sosok seperti Acosta di sisinya," sambungnya.
Trevathan menambahkan, Acosta adalah pebalap ulet yang tidak terlalu memikirkan soal menang atau kalah. Kekuatan utamanya terletak pada usaha keras untuk mencapai hasil terbaik di setiap balapan.
Karakter "Monster" yang Belum Pernah Dihadapi Marquez
Trevathan tetap menaruh hormat besar pada Marquez. Ia menyebut juara dunia itu sebagai pebalap hebat dan sama sekali tidak meremehkan kemampuannya.
"Marc adalah juara yang luar biasa, pebalap yang hebat, dan saya sama sekali tidak meremehkan kemampuannya. Namun, seperti yang saya katakan, menurut saya dia belum pernah memiliki sosok dengan karakter sekuat - atau sosok 'monster' - seperti Pedro Acosta di sisinya. Percayalah, ini akan menjadi tontonan yang sangat seru bagi kalian (para penonton)," terang Trevathan.
Duet Marquez-Acosta di Ducati Lenovo musim depan menjadi salah satu kombinasi paling dinanti di MotoGP. Dua pebalap dengan gaya agresif akan berbagi satu garasi, situasi yang jarang terjadi di tim pabrikan Ducati.