MAKASSAR — Puluhan penyandang disabilitas asal Makassar, Gowa, Takalar, Maros, dan Pangkajene kini ditempatkan di dunia kerja nyata. Mereka menjalani magang di sektor kuliner, pariwisata, manufaktur, hingga jasa pendukung setelah mengikuti rangkaian pelatihan administrasi dan kewirausahaan yang digelar BRI Peduli sepanjang akhir Agustus 2026.
Puncak pembekalan ditandai dengan Inagurasi Pelepasan Pemagangan BRI Sahabat Disabilitas Makassar 2026 di Swiss-Belhotel Waterfront Makassar, Kamis (3/9/2026). Setelah acara tersebut, peserta langsung memasuki masa pemagangan yang berlangsung hingga 4 November 2026.
Dua Jalur Keahlian: Administrasi dan Wirausaha
Program ini mempersiapkan peserta melalui dua fokus utama. Jalur administrasi membekali pemahaman pengelolaan data dan dokumen profesional. Sementara jalur kewirausahaan melatih perencanaan bisnis, strategi pemasaran digital, hingga teknik pembuatan konten promosi.
Fasilitas Peserta: Uang Saku hingga Jaminan Kecelakaan Kerja
Selama magang, setiap peserta tidak hanya memperoleh pengalaman kerja. Mereka juga mendapatkan uang saku bulanan serta perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dari BPJS Jamsostek, meliputi Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK). Sertifikat resmi pelatihan dan pemagangan turut diberikan sebagai bekal melamar pekerjaan atau memulai usaha.
BRI Sebut Program Sudah Berjalan Tiga Tahun di Sulsel
Vice President Corporate Secretary Group BRI, Dinne Shovia Tresna Amalia, menyebut program ini bukan kegiatan sekali jalan. Sejak 2021, BRI telah menjalankan pelatihan dan pemagangan serupa di berbagai wilayah Indonesia. Di Sulawesi Selatan, antusiasme peserta tinggi dan kini memasuki tahun ketiga pelaksanaan.
“Penyediaan sarana, prasarana, serta pelatihan yang relevan diharapkan mampu meningkatkan kapasitas peserta sehingga mereka dapat meraih kemandirian dan kesejahteraan yang lebih baik,” ujar Dinne dalam keterangannya, Kamis.
Ia menambahkan, total peserta yang telah dirangkul program ini secara keseluruhan mendekati 400 orang, dengan 90 di antaranya merupakan peserta angkatan tahun ini.
Pemprov Sulsel: Program Ini Sejalan dengan Kebijakan Kami
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Selatan, Jayadi Nas, mengapresiasi konsistensi BRI dalam memberdayakan penyandang disabilitas. Menurutnya, inisiatif ini beririsan dengan kebijakan pemprov yang sejak sekitar empat tahun terakhir membuka peluang kerja bagi penyandang disabilitas di lingkungan pemerintahan.
“Tentu kami dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BRI yang telah menghadirkan program BRI Peduli melalui kegiatan BRI Sahabat Disabilitas,” kata Jayadi.
Melalui penempatan kerja di mitra usaha, peserta diharapkan mampu membangun relasi profesional dan merasakan dinamika dunia kerja yang sesungguhnya sebelum akhirnya mandiri secara finansial.