Pencarian

3 Kabupaten di Sulsel Menangkan SSIC BI 2026: Sinjai Bawa Industri Minyak Ikan, Barru Olah Udang

Sabtu, 29 Agustus 2026 • 14:32:02 WIB
3 Kabupaten di Sulsel Menangkan SSIC BI 2026: Sinjai Bawa Industri Minyak Ikan, Barru Olah Udang
Sinjai, Barru, dan Jeneponto terpilih sebagai pemenang Sulawesi Selatan Investment Challenge (SSIC) 2026.

MAKASSAR — Kompetisi proyek investasi tahunan yang digagas Bank Indonesia bersama Pemprov Sulawesi Selatan melalui Forum PINISI SULTAN memunculkan tiga pemenang. Kabupaten Sinjai keluar sebagai juara pertama lewat usulan Industri Minyak Ikan, disusul Kabupaten Barru dengan Industri Pengolahan Udang Terintegrasi, dan Kabupaten Jeneponto yang mengusung Industri Pakan Ternak.

Pengumuman pemenang dilakukan dalam penutupan SSIC 2026 di Ruang Baruga Phinisi, Kantor Perwakilan BI Sulsel. Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Sulawesi Selatan, Firman Hidayat, menegaskan penghargaan ini bukan akhir dari proses kompetisi.

"Penghargaan yang diberikan pada hari ini bukanlah titik akhir, melainkan titik awal menuju tahapan yang lebih menentukan, yaitu mempertemukan proyek dengan investor, memperoleh komitmen, dan mewujudkannya menjadi investasi," ujarnya dalam sambutan penutupan, Rabu (27/8/2026).

Lima Finalis yang Bertahan di Tahap Akhir

Sebelum sampai ke babak final, SSIC 2026 menerima 22 usulan Investment Project Ready to Offer (IPRO) dari 21 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya menghasilkan 18 usulan dari 16 daerah.

Setelah melalui verifikasi lapangan dan pendampingan teknis bersama PT SMI, lima proyek unggulan dipresentasikan di hadapan Dewan Juri. Selain tiga pemenang, dua finalis lainnya adalah Kabupaten Sidrap dengan Industri Tepung Beras dan Kabupaten Toraja Utara dengan Industri Perkebunan Kopi Arabika Specialty Terintegrasi.

Mengapa Proyek Ini Penting bagi Daerah?

Firman menjelaskan realisasi investasi dari proyek-proyek unggulan ini akan menciptakan lapangan kerja baru. Dampaknya langsung dirasakan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di masing-masing kabupaten.

Tema yang diusung tahun ini, "Transformasi Ekonomi Sulawesi Selatan melalui Hilirisasi dan Penguatan Investasi Berkelanjutan", menegaskan arah kebijakan agar daerah tidak lagi menjual bahan mentah. Proyek seperti pengolahan udang di Barru dan minyak ikan di Sinjai menjadi contoh konkret hilirisasi komoditas lokal.

Persiapan Menuju Pertemuan dengan Investor

Ke depan, proyek-proyek yang dihasilkan melalui SSIC 2026 akan terus diperkuat dari aspek kesiapan lahan, legalitas perizinan, infrastruktur pendukung, hingga kepastian off-taker. Firman menekankan strategi promosi investasi akan diarahkan lebih terfokus dengan mempertimbangkan karakteristik setiap proyek serta profil calon investor.

"Kelima finalis yang berhasil mencapai tahap akhir merupakan bagian dari pipeline proyek investasi unggulan Sulawesi Selatan," katanya menambahkan.

Bank Indonesia bersama Pemprov Sulsel melalui PINISI SULTAN berkomitmen melanjutkan fasilitasi melalui market sounding, business matching, dan forum promosi investasi. Perluasan jejaring dengan calon investor dan mitra strategis di tingkat nasional maupun internasional juga akan terus dilakukan.

Dewan Juri Final SSIC 2026 melibatkan Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin, Prof Marzuki; Kepala Dinas PMPTSP Sulawesi Selatan, Asrul Sani; serta Team Leader Divisi Pengembangan Proyek PT SMI, Tata Sumirat. Setiap finalis menjalani sesi tanya jawab untuk pendalaman kelayakan proyek sebelum keputusan akhir diumumkan.

Sementara itu, Asisten III Pemprov Sulawesi Selatan, Darmawan Bintang, menegaskan SSIC 2026 merupakan instrumen strategis untuk menyiapkan proyek unggulan daerah yang layak, berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan guna mendorong investasi serta hilirisasi komoditas unggulan di wilayah tersebut.

Follow topsulsel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: republiknews.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks