ENREKANG — Krisis air bersih akibat musim kemarau panjang yang dipicu El Nino mendorong jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Enrekang bergerak cepat. Mereka mendistribusikan air menggunakan kendaraan operasional dan tangki suplai langsung ke pemukiman warga di wilayah hukum setempat.
Aksi ini dipelopori Aipda Eko Purnomo yang turun ke lapangan untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Warga menyambut kehadiran polisi dengan antusiasme tinggi dan rasa syukur mendalam.
Air Bersih untuk Kebutuhan Pokok Warga
Kekeringan akibat El Nino membuat sejumlah sumur warga mulai mengering. Kondisi ini menyulitkan mereka memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti memasak, minum, dan mandi.
“Kami memahami betul kesulitan yang dirasakan warga saat ini akibat dampak El Nino. Air adalah kebutuhan pokok, sehingga kami berinisiatif turun tangan langsung untuk meringankan beban masyarakat,” ujar Aipda Eko Purnomo di sela-sela kegiatan pembagian air bersih.
Imbauan dari Polisi Saat Musim Kemarau
Di sela distribusi air, pihak kepolisian juga menyampaikan sejumlah imbauan penting kepada warga. Masyarakat diminta bijak menggunakan air dan memprioritaskan untuk kebutuhan yang sangat mendesak.
Selain itu, polisi mengingatkan warga agar berhati-hati dalam penggunaan api di musim kemarau yang kering. Hal ini untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Masyarakat juga diimbau menjaga kesehatan dengan tetap memperhatikan kualitas air yang dikonsumsi di tengah cuaca ekstrem.
Apresiasi atas Aksi Kepedulian Polri
Langkah proaktif Aipda Eko Purnomo mendapat apresiasi positif dari masyarakat maupun pimpinan di lingkungan kepolisian. Aksi ini dinilai sebagai wujud nyata fungsi Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat saat krisis.
Polsek Enrekang berharap sinergi antara Polri dan masyarakat semakin erat melalui aksi kepedulian ini. Dengan begitu, warga dapat bersama-sama melewati tantangan dan dampak fenomena El Nino dengan baik.